Propinsi | Sabtu, 21/11/2009 06:52 WIB
Wagub: Disnak Kabupaten Kota Perlu Sidak Hewan Kurban
Padang, (ANTARA) - Wakil Gubernur Sumatra Barat (Sumbar), Marlis Rahman mengingatkan Dinas Peternakan (Disnak) kabupaten dan kota perlu melakukan inspeksi mendadak (Sidak) terhadap hewan kurban menjelang Idul Adha 1430 Hijriah.
"Sidak sebaiknya digelar kab/kota supaya bisa mengetahui kondisi hewan yang akan di potong masyarakat benar-benar sehat," kata Wagub Sumbar di Padang, Jumat.
Menurutnya, bila kurang pengawasan terhadap peredaran hewan kurban, bisa jadi kecolongan ada ditemukan berpenyakit atau daging oplosan.
Sebab, bisa saja ada oknum pedagang dari luar daerah mengedarkan daging oplosan menjelang atau pada Idul Adha nanti.
"Kita berharap tidak terjadi dan pengawasan yang dilakukan petugas Disnak kab/kota bisa lebih optimal," katanya.
Selain itu, hewan kurban yang akan dipotong masyarakat pada Idul Adha harus mendapatkan izin dari petugas kesehatan hewan, sebagai bukti telah diperiksa.
Sebelumnya Disnak Provinsi Sumbar, mencatat persediaan hewan kurban di Sumbar mencukupi hingga akhir tahun ini.
Kesempatan itu, Wagub juga mengimbau masjid-masjid yang sampai belasan ekor memotong hewan kurban, supaya bisa ditebar ke lokasi permukiman korban gempa.
Korban gempa, seperti di Tandikek, Padang Pariaman, Malalak, Maninjau Kabupaten Agam, dan daerah lainnya yang terkena bencana sangat mengharapkan uluran tangan kalangan darmawan.
Justru itu, berbagai pihak bisa menyalurkan bantuan hewan kurban, baik dalam bentuk hidup atau sudah siap santap.
"Kita sudah mengumpulkan 10 ekor sapi yang akan disalurkan untuk korban gempa, tapi pendistribusiannya nanti sudah dijadikan rendang,"katanya.
Dia menambahkan, pertimbangan dalam bentuk siap santap disalurkan, supaya tak menyusahkan korban gempa memasak atau mencari bahan-bahan bumbu dan lain sebagainya. *