Jumat, 30 Juli 2010 M / 18 Sya'ban 1431 H - Jam 11:25 WIB
Nasional | Senin, 08/02/2010 17:29 WIB

TKI Bisa Kuliah di Universitas Terbuka

Jakarta, (ANTARA) - Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di luar negeri akan dapat berkuliah di Universitas Terbuka (UT) setelah Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) bekerjasama dengan UT.

"TKI kita sering mengalami masalah banyak disebabkan karena rendahnya pendidikan mereka. Nah, bagi TKI yang sudah bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi bisa mengikuti kuliah jarak jauh setelah kerjasama Kementerian dan UT ditandatangani," kata Menakertrans Muhaimin Iskandar di kantornya di Jakarta, Senin usai menerima jajaran pimpinan Universitas Terbuka.

Muhaimin mengatakan dengan mengenyam pendidikan tinggi, diharapkan TKI bisa lebih mandiri dan mengerti akan hak-hak mereka jika dilanggar.

Menakertrans menerima Rektor Universitas Terbuka Prof. Ir. Tian Belawati Med, Phd dan rombongan dalam rangka persiapan penandatanganan MoU kerjasama antara pihaknya dengan Universitas Terbuka dalam bidang layanan layanan pendidikan untuk TKI.

Sedangkan Rektor UT Prof. Ir. Tian Belawati Med, Phd menambahkan TKI adalah aset dan duta bangsa di luar negeri yang harus dilindungi dan diberikan bekal yang cukup terutama pengetahuan.

"Universitas Terbuka akan membantu semaksimal mungkin pemberdayaan TKI melalui pendidikan ini dengan membuka kelas-kelas pengajaran jarak jauh. Dalam waktu dekat, UT akan meresmikan salah satu kelas TKI di Hongkong," katanya.

Menakertrans bertekad bahwa nantinya TKI yang dikirim ke luar negeri adalah bukan TKI dengan tingkat pendidikan yang rendah sehingga pelecehan TKI kita tidak lagi terjadi.

"Sekarang 80 persen masih didominasi oleh lulusan SMP ke bawah, tahun-tahun depan harus kita balik lulusan SMA dan perguruan tinggi harus lebih banyak," tegas Menakertrans.

Sekarang ini tercatat bahwa TKI yang bekerja di Hongkong telah memanfaatkan sejumlah lembaga pendidikan tinggi untuk melanjutkan sekolah mereka yang dari tahun ke tahun peminatnya terus bertambah.

Kerjasama antara Kementerian Nakertrans dan Universitas Terbuka rencananya juga akan meliputi beberapa sektor selain TKI yaitu bidang keterampilan kerja dan ketransmigrasian.(*/tdy)
Ketentuan indeks berita RSS Berita Sumatera Barat | ANTARA Sumbar Iklan Bookmark and Share Share on Facebook Facebook Powered by  MyPagerank.Net
Dapatkan kaba kampuang terbaru di genggaman anda,
http://m.antara-sumbar.com akses dari browser ponsel anda!

Komentar Anda

namamuhammad basar hasyim
cirebon - Minggu, 09/05/2010 19:07 WIB
saya salah satu dari mahasiswa universitas terbuka yang ada di saudi,saya punya satu kendali yang sering kali bikin saya pusing jg, terutama kendala pada buku buku mata kuliyah, tolong berikan kepada kami kemudahan untuk mendapatkannya, karena terlalu sulit kalau kami ambil dulu dari indonesia,
namajaevanish
jayapura - Sabtu, 10/04/2010 06:58 WIB
selamat buat UT, semoga apa yang di cita-citakan tercapai menjadi Terbaik di ASIA 2010 dan Di Dunia 2020
namaLilik muslifah
Batu aji Batam - Senin, 22/03/2010 11:17 WIB
Moga UT bisa d buka d seluruh dunia, dan semua Tki bisa kuliah...
namaicha
Taiwan - Minggu, 21/03/2010 09:24 WIB
tolong dipermudahkan dalam persyaratannya mengingat keterbatasan sebagai TKI.
namaHartono Soeky
Riyadh -Arab saudi - Senin, 15/03/2010 19:38 WIB
alhamdulillah, semakin banyak TKI yang kuliah semoga menjadi bekal yang potensial tuk meningkatkan SDM TKI. Sekedar info di Saudi jumlah TKI yang kuliah lebih dari 125 orang bahkan mencakup negara sktr: Qotar, abu dabi,dubai dan sebagian kota besar di saudi: Riyadh, Makkah, jeddah, Madinah, Damam dll , TKI Oman segera bergabung. Mohon Info bagaimana bentuk kelas yg akan dib uka di Hongkong barangkali bisa diikuti. trm kasih .
namaAgus Muhlasin Bahaji
Korea selatan - Minggu, 07/03/2010 10:03 WIB
untuk korea selatan sudah di buka apa blum? sangat di tunggu info nya...
namaminarsih
5f no8 sec1 lane3 jiu zuang st.nanggang dist,taipei city - Kamis, 04/03/2010 21:50 WIB
adakah program kliah terbuka di taiwan,krn saya sgt ingin mengikutinya

Kirim Komentar

  kode:

Berita Foto

Jumat, 30/07/2010 10:07 WIB | Nusantara
Mahoni Berdiameter 2,5 Meter Ditemukan di Banyuwangi
Mahoni Berdiameter 2,5 Meter Ditemukan di Banyuwangi
Banyuwangi, (ANTARA) - Pohon mahoni berdiameter 2,5 meter hingga kini masih ditemukan di kaki Gunung Ijen...

Jumat, 30/07/2010 09:15 WIB | Payakumbuh
Tugu Ratapan Ibu akan Jadi RTH dan Taman Kota
Tugu Ratapan Ibu akan Jadi RTH dan Taman Kota
Payakumbuh,(ANTARA) – Pemerintah kota Payakumbuh berencana akan mengembangkan kawasan d tugu Ratapan Ibu...

Jumat, 30/07/2010 07:51 WIB | Nasional
Dewan Pers: Infotainment Tidak Boleh Siarkan Gosip
Dewan Pers: Infotainment Tidak Boleh Siarkan Gosip
Jakarta, (ANTARA) - Ketua Dewan Pers Bagir Manan mengatakan, infotainment tidak boleh menyiarkan gosip ...

Kamis, 29/07/2010 22:19 WIB | Payakumbuh
Pembangunan Kampus Unand Payakumbuh Terus Dipacu
Pembangunan Kampus Unand Payakumbuh Terus Dipacu
Payakumbuh, (ANTARA) - Pembangunan kampus Unand di Payakumbuh terus di pacu. Ruangan kuliah yang sedang d...

Kamis, 29/07/2010 22:12 WIB | Kab. Lima Puluh Kota
Kepala Kantor Jaga PLN Turun Tangan
Kepala Kantor Jaga PLN Turun Tangan
Limapuluh Kota, (ANTARA) - Pengecekan pemakaian listrik lewat meteran pelanggan yang selalu dilakukan tia...

indeks berita RSS Berita Sumatera Barat | ANTARA Sumbar

Admin: | Support:
Padang Bukittinggi Payakumbuh Padang Panjang Pariaman Solok Sawahlunto Kab. Tanah Datar Kab. agam Kab. Lima Puluh Kota Kab. Padang Pariaman Kab. Pasaman Barat Kab. Pasaman Kab. Pesisir Selatan Kab. Solok Kab. Solok Selatan Kab. Sijunjung Kab. Dharmasraya Kab. Mentawai