Sabtu, 11 Februari 2012 M / 18 Rabiul Awwal 1433 H - Jam 01:35 WIB
Nasional | Jumat, 10/09/2010 17:24 WIB

Puncak Arus Balik Terminal Pulogadung Diperkirakan Mundur

Jakarta, (ANTARA) - Puncak arus balik penumpang di terminal Pulogadung, Jakarta Timur diperkirakan akan mundur pada H+7 dari tahun sebelumnya yang jatuh pada H+6, karena jatuh pada hari kerja.

"Penumpang yang akan memasuki terminal Pulogadung tahun ini diperkirakan akan mundur dari biasanya karena masih bertepatan dengan hari kerja, bahkan bisa mencapai H+7 atau H+8," ujar komandan regu pengamanan Terminal Pulogadung, ML. Pattikawa ketika ditemui, Jumat.

Menurut dia, penumpang lebih memilih untuk kembali ke Jakarta pada akhir pekan jadi mereka masih memiliki satu hari untuk beristirahat sebelum kembali beraktivitas.

Mengenai jumlah penumpang yang akan tiba pada hari puncak arus balik mudik lebaran tersebut juga akan terjadi peningkatan hampir dua kali lipat, berdasarkan pengalaman pada tahun sebelumnya.

"Jika pada tahun sebelumnya penumpang yang berangkat mencapai sekitar 13 ribu orang dan tiba sebanyak 31 ribu penumpang, maka tahun ini diperkirakan akan mencapai sekitar 13 ribuan penumpang, karena pada puncak arus mudik tahun ini hanya mencapai tujuh ribuan penumpang," ujarnya.

Mengenai pengerahan bus bantuan lebaran untuk tahun ini tidak ada satupun yang di kerahkan pada arus mudik, padahal tahun lalu mencapai 24 unit bus yang diberangkatkan pada tiga hari sebelum lebaran.

"Kebanyakan dari bus bantuan tersebut masih parkir di pool terminal selama hampir seminggu, tapi tahun ini sepertinya bus-bus tersebut tidak diperlukan," kata Pattikawa.

Bus bantuan tersebut disediakan oleh sejumlah Perusahaan otobus (PO) untuk mengantisipasi lonjakan penumpang mudik lebaran tahun ini.

Mengenai situasi keamanan di terminal, ia mengatakan pihaknya belum menerima laporan tindak kejahatan dan sebagainya hingga hari Lebaran yang jatuh pada tanggal 10 September 2010.

Menurut dia, situasi keamanan yang kondusif tersebut dikarenakan pengamanan yang dilakukan pihak Polres Metro Jakarta Timur dan Brimob yang mengerahkan sejumlah personilnya untuk mengamankan lokasi.

Berdasarkan data yang didapat dari pos pengamanan terminal, hingga kini baru tercatat satu kasus pencopetan yang terjadi di luar kawasan terminal pada H-5 atau tanggal 5 September 2010. (*/wij)
Ketentuan indeks berita RSS Berita Sumatera Barat | ANTARA Sumbar Iklan Bookmark and Share Share on Facebook Facebook Powered by  MyPagerank.Net
Dapatkan kaba kampuang terbaru di genggaman anda,
http://m.antara-sumbar.com akses dari browser ponsel anda!

Komentar Anda

Kirim Komentar

  kode:

Berita Foto

Jumat, 10/02/2012 22:09 WIB | Propinsi
Gubernur: Orang Minang Bisa Jadi Inspirator Perekonomian
Gubernur: Orang Minang Bisa Jadi Inspirator Perekonomian

Padang, (ANTARA) - Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengatakan orang Minang bisa menjadi ins...

Jumat, 10/02/2012 21:29 WIB | Propinsi
Potensi Zakat PNS Pemprov Sumbar Rp15,4 Miliar
Potensi Zakat PNS Pemprov Sumbar Rp15,4 Miliar
Padang, (ANTARA) - Potensi zakat penghasilan dari pegawai negeri sipil di lingkungan Pemerintah Provinsi ...

Jumat, 10/02/2012 21:23 WIB | Kab. Pasaman
DPRD Setujui Perda Perusahaan Daerah Air Minum
DPRD Setujui Perda Perusahaan Daerah Air Minum
Lubuk Sikaping, Sumbar, 10/2 (ANTARA) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasaman, Sumater...

Jumat, 10/02/2012 18:43 WIB | Kab. Pasaman
Sebanyak 70 Santri Dinyatakan Hafal Satu Juz Al Quran
Sebanyak 70 Santri Dinyatakan Hafal Satu Juz Al Quran
Lubuk Sikaping, Sumbar, (ANTARA) - Sebanyak 70 santri Pondok Pendidikan Al Quran (PPA) Masjid Agung Nagar...

Jumat, 10/02/2012 10:58 WIB | Bukittinggi
Gunung Marapi Meletus 27 Kali Selama Februari
Gunung Marapi Meletus 27 Kali Selama Februari

Bukittinggi, (ANTARA) - Gunung Marapi yang terletak di Kabupaten Tanahdatar dan Kabupaten Agam, Su...

indeks berita RSS Berita Sumatera Barat | ANTARA Sumbar

Admin: | Support:
Padang Bukittinggi Payakumbuh Padang Panjang Pariaman Solok Sawahlunto Kab. Tanah Datar Kab. agam Kab. Lima Puluh Kota Kab. Padang Pariaman Kab. Pasaman Barat Kab. Pasaman Kab. Pesisir Selatan Kab. Solok Kab. Solok Selatan Kab. Sijunjung Kab. Dharmasraya Kab. Mentawai