Propinsi | Rabu, 08/09/2010 22:46 WIB
Pemudik Melalui BIM Dominan dari Jakarta
Padang, (ANTARA) - Pemudik melalui jalur udara yang datang di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Sumatera Barat sampai H-2 lebaran 1431 hijriyah masih dominan penumpang pesawat terbang dari Jakarta.
Data Posko Minitoring BIM Sumbar, hingga Rabu malam sudah tercatat sebanyak 2.934 penumpang dari berbagai kota di tanah air dengan 17 kali penerbangan yang dominan pemudik dari Jakarta, kata Koordinator Posko Monitoring BIM Sumbar, A. Hendra Budi ketika dikonfirmasi dari Padang, Rabu malam.
Menurut Hendra, jumlah pemudik melalui jalur udara ke BIM sampai H-2 lebaran 2010 terus menunjukan peningkatan sekitar lima persen dari sehari sebelumnya atau H-3 lebaran.
Sedangkan keberangkatan melalui BIM pada H-2 lebaran 1431 hijriah tercatat 2.328 orang dengan tujuan berbagai kota di Tanah Air sebanyak 17 kali penerbangan.
Hendra menjelaskan, kedatangan penumpang pada H-3 lebaran berjumlah 2.725 penumpang dengan 15 kali penerbangan dari berbagai kota di Indonesia, termasuk satu luar negeri.
Sementara itu, dengan jumlah penerbangan sama pada H-3 yang berangkat melalui BIM tercatat 2.194 penumpang dengan tujuan domestik.
"Petugas BIM memprediksi terjadinya lonjakan penumpang mudik melalui udara pada H-1, meskipun sudah terlihat peningkatan sejak H-4 lalu," katanya.
Justru itu, pelayanan di Bandara terjadi peningkatan jamnya dari kondisi normal sampai pukul 21.00 WIB dan selama arus mudik dan balik ditambah dua jam atau sampai pukul 23.00 WIB.
Hendra mengatakan, selama arus mudik berlangsung sejak H-7 lebarang tetap berjalan lancar dan aman, tanpa ada gangguan pelayanan terhadap kedatangan penumpang.
Terkait, PT Angkasa Pura II sudah berkoordinasi dengan jajaran Polisi sektor bandara untuk menjaga ketertiban dan keamanan. "Dalam pelayanan arus mudik dan balik BIM ada tim terpadu dengan melibatkan aparat keamanan dan instansi lainnya, guna mendukung terciptanya pelayan lebih baik dan ketertiban serta keamanan di bandara," katanya. (*/wij)