Jumat, 10 Februari 2012 M / 17 Rabiul Awwal 1433 H - Jam 11:10 WIB
Berita

Propinsi | Jumat, 03/09/2010 07:10 WIB

Pengemis Bengkulu Meningkat Selama Ramadhan

Bengkulu, (ANTARA) - Jumlah pengemis yang beroperasi di Kota Bengkulu selama bulan Ramadhan tahun ini meningkat 40 persen.

"Kami melakukan penertiban jika keberadaan pengemis mulai meresahkan masyarakat," kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bengkulu, Khairul Saleh, Kamis.

Menurut dia, jumlah pengemis di Bengkulu naik lebih dari 40 persen dibandingkan dengan hari-hari sebelumnya. Mereka umumnya berasal dari luar daerah, baik dari provinsi tetangga dan kabupaten yang ada di Provinsi Bengkulu.

Para pengemis dengan dalih dan modus beragam itu beroperasi memanfaatkan kedatangan bulan puasa dan menjelang lebaran. Mereka beroperasi di beberapa simpang lampu merah yang banyak pengemudi kendaraan berhenti.

"Saat ini, Satpol PP terus melakukan pengawasan terhadap keberadaan mereka melalui razia di berbagai tempat yang disinyalir menjadi konsentrasi para pengemis," ujarnya.

Ia mengimbau kepada seluruh warga agar ekstra-waspada terhadap tren peningkatan jumlah pengemis di beberapa daerah di daerah ini, terutama wilayah kota, sekaligus mengantisipasi kemungkinan terjadinya tindak kejahatan.

"Jangan mudah percaya kepada orang yang datang meminta bantuan jika tidak memiliki surat izin/keterangan yang cukup," katanya.

Selain markanya pengemis di jalanan juga maraknya pengemis serta peminta-minta sumbangan dengan dalih untuk membangun masjid atau pondok pesantren ini selama dua pekan terakhir memang banyak dikeluhkan warga.

Seperti dituturkan oleh Desi, warga Kelurahan Kandang Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu.

Dia mengatakan beberapa kali rumahnya didatangi pengemis dan peminta sumbangan. Kedatngan para peminta tersebut cukup mengganggu kenyamanan masyarakat karena peminta tersebut tidak hanya satu orang melainkan secara bergantian.

Kejadian pertama dilakukan oleh seorang ibu-ibu yang berpenampilan pengemis. Perempuan yang tak pernah kelihatan sebelumnya itu awalnya hanya meminta uang, tetapi ketika ditolak, dia justru meminta sumbangan bentuk bantuan lainnya.

Berikutnya yang membuat Dei tak kalah tak nyaman adalah berkeliarannya sejumlah pria asing dengan pakaian muslim lengkap yang datang meminta sumbangan uang.

Tujuannya sama, yakni meminta sumbangan untuk sebuah masjid yang berasal dari luar kota. (*/wij)
Ketentuan indeks berita RSS Berita Sumatera Barat | ANTARA Sumbar Iklan Bookmark and Share Share on Facebook Facebook Powered by  MyPagerank.Net
Dapatkan kaba kampuang terbaru di genggaman anda,
http://m.antara-sumbar.com akses dari browser ponsel anda!

Komentar Anda

Kirim Komentar

  kode:

Berita Foto

Kamis, 09/02/2012 10:37 WIB | Bukittinggi
Gunung Marapi Semburkan Abu Vulkanik 1.500 Meter
Gunung Marapi Semburkan Abu Vulkanik 1.500 Meter
Bukittinggi, (ANTARA) - Gunung Marapi yang berada di Kabupaten Tanahdatar dan Kabupaten Agam, Sumatera Ba...

Rabu, 08/02/2012 23:00 WIB | Kab. Pasaman
Pemuda Gotongroyong Buat Lubuk di Batang Tingkarang
Pemuda Gotongroyong Buat Lubuk di Batang Tingkarang
Lubuk Sikaping, Sumbar 8/2 (ANTARA) - Puluhan Pemuda di kampung Aur Tajungkang, Jorong Koto Panjang Nagar...

Rabu, 08/02/2012 20:58 WIB | Kab. Pasaman Barat
Jalan Kesimpang Ampek Gunakan Jalan Alternatif
Jalan Kesimpang Ampek Gunakan Jalan Alternatif

Simpang Ampek, Sumbar, (ANTARA) - Arus transportasi menuju Kota Simpang Ampek, Kabupaten Pasaman B...

Rabu, 08/02/2012 16:22 WIB | Nasional
Menkominfo: Pers Harus Sikapi Kemajuan Teknologi
Menkominfo: Pers Harus Sikapi Kemajuan Teknologi

Jambi, (ANTARA) - Menteri Komunikasi dan Informasi Tifatul Sembiring, mengatakan insan pers harus ...

Rabu, 08/02/2012 13:41 WIB | Nasional
Bagir Manan: 40 Tahun Indonesia Sistem Otoriter
Bagir Manan: 40 Tahun Indonesia Sistem Otoriter

Jambi, (ANTARA) - Ketua Dewan Pers, Bagir Manan menyatakan, selama 66 tahun Indonesia merdeka dan ...

indeks berita RSS Berita Sumatera Barat | ANTARA Sumbar

Admin: | Support:
Padang Bukittinggi Payakumbuh Padang Panjang Pariaman Solok Sawahlunto Kab. Tanah Datar Kab. agam Kab. Lima Puluh Kota Kab. Padang Pariaman Kab. Pasaman Barat Kab. Pasaman Kab. Pesisir Selatan Kab. Solok Kab. Solok Selatan Kab. Sijunjung Kab. Dharmasraya Kab. Mentawai