Padang | Jumat, 10/09/2010 18:46 WIB
Polresta Padang Awasi Sejumlah Tempat Wisata
Padang, (ANTARA) - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Padang mengawasi sejumlah tempat wisata yang dikunjungi warga untuk mengisi liburan lebaran Idul Fitri.
"Kita mengawasi sejumlah tempat wisata yang dikunjungi warga ada untuk mengisi liburan lebaran idul Fitri," kata Wakpolresta Padang, AKBP Wisnu Handoko, di Padang, Jumat (10/9).
Menurutnya, ada beberapa tempat wisata di Kota Padang yang akan di kunjungi warga untuk mengisi liburan lebaran idul Fitri.
Adapun tempat wisata yang dikunjungi warga untuk mengisi liburan lebaran yakni, pantai Padang, Pantai Carolin, serta Pantai Air manis.
"Berapa tempat tersebut selalu ramai dikunjungi warga untuk mengisi liburan lebaran," kata Wisnu Handoko.
Dia menambahkan, kita telah menempatkan sejumlah personil di posko pengamanan (Pospam) lebaran yang telah ada untuk mengamankan tempat wisata tersebut.
"Masing-masing pospam nantinya akan ditempati sebanyak 15 orang personil polisi serta dari pihak terkait yang terlibat pengamanan lebaran," katanya.
Pengamanan lebaran selain jajaran Polresta Padang, lanjut Wisnu Handoko, juga dibantu dari jajaran Polda Sumbar, yakni sebanyak 2 pleton (satu pleton 60 orang) Brimob, satu unit penjinat bom (Jibom) Polda Sumbar, serta 1 SSK SAMAPTA Polda.
"Disamping itu juga dibantu dari pihak terkait diantara, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Sat Pol PP, Tim SAR, Dinas Pekerjaan Umum," kata Wisnu Handoko.
Dia mengatakan, anggota polisi tersebut ditempatkan untuk menciptakan kenyamaan bagi para pengunjung di tempat wisata.
"Kita tidak ingin warga merasa resah ketika mengjungi sejumlah tempat wisata untuk mengisi liburan lebaran," katanya.
Menurutnya, selain menempati petugas di pospam, personil polisi tersebut juga melakukan patroli di tempat-tempat wisata. Mereka ini melakukan patroli dengan memakai sepeda, kendaraan roda dua serta kendaraan roda empat.
"Personil polisi yang bertugas di pospam dilengkapi dengan senjata," katanya.
Dia menambahkan, petugas yang bersenjata lengkapi ini untuk antisipasi terjadi kasus perampokan, serta tindak kejahatan lainnya yang mungkin akan terjadi.
"Kita tidak ingin terjadinya kasus perampokan yang menimpa warga saat berleberan," katanya. (*/wij)