Jumat, 10 Februari 2012 M / 17 Rabiul Awwal 1433 H - Jam 11:17 WIB
Nusantara | Selasa, 07/09/2010 22:33 WIB

Kolev lebih Memilih Jeki Dibandingkan Alfan

Palembang, (ANTARA) - Pelatih Sriwijaya Football Club Ivan Kolev lebih memilih Jeki Arisandi dibandingkan Muhammad Alfan untuk mengikuti pemusatan latihan di Batu, Malang, 13-25 September 2010.

Direktur Teknik PT Sriwijaya Optimis Mandiri Hendri Zainuddin di Palembang, Selasa, mengatakan, Kolev meminta Alfan tetap ditinggalkan di Palembang karena merasa amunisi striker yang ada sudah mencukupi.

"Kami tidak tahu mengapa dia meminta manajemen tidak membawa Alfan, dan hanya Jeki saja. Tapi, ini murni keputusan pelatih yang tentunya memiliki pertimbangan sendiri," kata dia.

Padahal, manajemen berharap kedua pemain itu diberdayakan secara optimal mengingat dari 25 pemain SFC yang ada hanya mereka yang tercatat sebagai putra daerah Sumatera Selatan.

"Selaku manajemen kami tidak bisa memaksa karena jika memaksa artinya kami melakukan intervensi. Kami menanggapinya secara positif saja, bahwa Alfan belum bisa bersaing dengan pemain lain," kata dia.

Menghadapi kenyataan ini Alfan yang diwawancarai dalam kesempatan berbeda mengaku tidak mempermasalahkan hal itu.

"Sebagai pemain profesional saya harus menerima keputusan dari pelatih. Malahan hal ini menjadi tantangan buat saya untuk berlatih lebih keras lagi," kata dia.

Lagi pula, Alfan menyadari masih banyak kekurangan sebagai pemain yang untuk kali pertama bermain di klub liga super.

"Saya akui banyak kekurangan, terutama masalah jam terbang. Tapi, saya yakin pada masa datang saya mampu bersaing dengan pemain lain," kata dia.

Alfan adalah salah satu striker anyar SFC musim ini yang direkrut melalui ajang seleksi pemain lokal Sumsel beberapa waktu lalu.

Dia dan Jeki Arisandi yang hanya diluluskan pelatih Ivan Kolev dalam seleksi yang diikuti 387 orang itu.

Posisi bermainnya sebagai striker membuatnya sulit bersaing mengingat SFC diperkuat oleh beberapa pemain bintang syarat pengalaman seperti Keith Kayamba Gumbs (St Kitt & Nevis), Mahyadi Panggabean, Park Jung Hwan (Korea Selatan), dan Julio Caesar (Brazil). (*/wij)
Ketentuan indeks berita RSS Berita Sumatera Barat | ANTARA Sumbar Iklan Bookmark and Share Share on Facebook Facebook Powered by  MyPagerank.Net
Dapatkan kaba kampuang terbaru di genggaman anda,
http://m.antara-sumbar.com akses dari browser ponsel anda!

Komentar Anda

Kirim Komentar

  kode:

Berita Foto

Kamis, 09/02/2012 10:37 WIB | Bukittinggi
Gunung Marapi Semburkan Abu Vulkanik 1.500 Meter
Gunung Marapi Semburkan Abu Vulkanik 1.500 Meter
Bukittinggi, (ANTARA) - Gunung Marapi yang berada di Kabupaten Tanahdatar dan Kabupaten Agam, Sumatera Ba...

Rabu, 08/02/2012 23:00 WIB | Kab. Pasaman
Pemuda Gotongroyong Buat Lubuk di Batang Tingkarang
Pemuda Gotongroyong Buat Lubuk di Batang Tingkarang
Lubuk Sikaping, Sumbar 8/2 (ANTARA) - Puluhan Pemuda di kampung Aur Tajungkang, Jorong Koto Panjang Nagar...

Rabu, 08/02/2012 20:58 WIB | Kab. Pasaman Barat
Jalan Kesimpang Ampek Gunakan Jalan Alternatif
Jalan Kesimpang Ampek Gunakan Jalan Alternatif

Simpang Ampek, Sumbar, (ANTARA) - Arus transportasi menuju Kota Simpang Ampek, Kabupaten Pasaman B...

Rabu, 08/02/2012 16:22 WIB | Nasional
Menkominfo: Pers Harus Sikapi Kemajuan Teknologi
Menkominfo: Pers Harus Sikapi Kemajuan Teknologi

Jambi, (ANTARA) - Menteri Komunikasi dan Informasi Tifatul Sembiring, mengatakan insan pers harus ...

Rabu, 08/02/2012 13:41 WIB | Nasional
Bagir Manan: 40 Tahun Indonesia Sistem Otoriter
Bagir Manan: 40 Tahun Indonesia Sistem Otoriter

Jambi, (ANTARA) - Ketua Dewan Pers, Bagir Manan menyatakan, selama 66 tahun Indonesia merdeka dan ...

indeks berita RSS Berita Sumatera Barat | ANTARA Sumbar

Admin: | Support:
Padang Bukittinggi Payakumbuh Padang Panjang Pariaman Solok Sawahlunto Kab. Tanah Datar Kab. agam Kab. Lima Puluh Kota Kab. Padang Pariaman Kab. Pasaman Barat Kab. Pasaman Kab. Pesisir Selatan Kab. Solok Kab. Solok Selatan Kab. Sijunjung Kab. Dharmasraya Kab. Mentawai