Jumat, 10 Februari 2012 M / 17 Rabiul Awwal 1433 H - Jam 23:38 WIB
Nusantara | Selasa, 07/09/2010 22:33 WIB

Kolev lebih Memilih Jeki Dibandingkan Alfan

Palembang, (ANTARA) - Pelatih Sriwijaya Football Club Ivan Kolev lebih memilih Jeki Arisandi dibandingkan Muhammad Alfan untuk mengikuti pemusatan latihan di Batu, Malang, 13-25 September 2010.

Direktur Teknik PT Sriwijaya Optimis Mandiri Hendri Zainuddin di Palembang, Selasa, mengatakan, Kolev meminta Alfan tetap ditinggalkan di Palembang karena merasa amunisi striker yang ada sudah mencukupi.

"Kami tidak tahu mengapa dia meminta manajemen tidak membawa Alfan, dan hanya Jeki saja. Tapi, ini murni keputusan pelatih yang tentunya memiliki pertimbangan sendiri," kata dia.

Padahal, manajemen berharap kedua pemain itu diberdayakan secara optimal mengingat dari 25 pemain SFC yang ada hanya mereka yang tercatat sebagai putra daerah Sumatera Selatan.

"Selaku manajemen kami tidak bisa memaksa karena jika memaksa artinya kami melakukan intervensi. Kami menanggapinya secara positif saja, bahwa Alfan belum bisa bersaing dengan pemain lain," kata dia.

Menghadapi kenyataan ini Alfan yang diwawancarai dalam kesempatan berbeda mengaku tidak mempermasalahkan hal itu.

"Sebagai pemain profesional saya harus menerima keputusan dari pelatih. Malahan hal ini menjadi tantangan buat saya untuk berlatih lebih keras lagi," kata dia.

Lagi pula, Alfan menyadari masih banyak kekurangan sebagai pemain yang untuk kali pertama bermain di klub liga super.

"Saya akui banyak kekurangan, terutama masalah jam terbang. Tapi, saya yakin pada masa datang saya mampu bersaing dengan pemain lain," kata dia.

Alfan adalah salah satu striker anyar SFC musim ini yang direkrut melalui ajang seleksi pemain lokal Sumsel beberapa waktu lalu.

Dia dan Jeki Arisandi yang hanya diluluskan pelatih Ivan Kolev dalam seleksi yang diikuti 387 orang itu.

Posisi bermainnya sebagai striker membuatnya sulit bersaing mengingat SFC diperkuat oleh beberapa pemain bintang syarat pengalaman seperti Keith Kayamba Gumbs (St Kitt & Nevis), Mahyadi Panggabean, Park Jung Hwan (Korea Selatan), dan Julio Caesar (Brazil). (*/wij)
Ketentuan indeks berita RSS Berita Sumatera Barat | ANTARA Sumbar Iklan Bookmark and Share Share on Facebook Facebook Powered by  MyPagerank.Net
Dapatkan kaba kampuang terbaru di genggaman anda,
http://m.antara-sumbar.com akses dari browser ponsel anda!

Komentar Anda

Kirim Komentar

  kode:

Berita Foto

Jumat, 10/02/2012 22:09 WIB | Propinsi
Gubernur: Orang Minang Bisa Jadi Inspirator Perekonomian
Gubernur: Orang Minang Bisa Jadi Inspirator Perekonomian

Padang, (ANTARA) - Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengatakan orang Minang bisa menjadi ins...

Jumat, 10/02/2012 21:29 WIB | Propinsi
Potensi Zakat PNS Pemprov Sumbar Rp15,4 Miliar
Potensi Zakat PNS Pemprov Sumbar Rp15,4 Miliar
Padang, (ANTARA) - Potensi zakat penghasilan dari pegawai negeri sipil di lingkungan Pemerintah Provinsi ...

Jumat, 10/02/2012 21:23 WIB | Kab. Pasaman
DPRD Setujui Perda Perusahaan Daerah Air Minum
DPRD Setujui Perda Perusahaan Daerah Air Minum
Lubuk Sikaping, Sumbar, 10/2 (ANTARA) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasaman, Sumater...

Jumat, 10/02/2012 18:43 WIB | Kab. Pasaman
Sebanyak 70 Santri Dinyatakan Hafal Satu Juz Al Quran
Sebanyak 70 Santri Dinyatakan Hafal Satu Juz Al Quran
Lubuk Sikaping, Sumbar, (ANTARA) - Sebanyak 70 santri Pondok Pendidikan Al Quran (PPA) Masjid Agung Nagar...

Jumat, 10/02/2012 10:58 WIB | Bukittinggi
Gunung Marapi Meletus 27 Kali Selama Februari
Gunung Marapi Meletus 27 Kali Selama Februari

Bukittinggi, (ANTARA) - Gunung Marapi yang terletak di Kabupaten Tanahdatar dan Kabupaten Agam, Su...

indeks berita RSS Berita Sumatera Barat | ANTARA Sumbar

Admin: | Support:
Padang Bukittinggi Payakumbuh Padang Panjang Pariaman Solok Sawahlunto Kab. Tanah Datar Kab. agam Kab. Lima Puluh Kota Kab. Padang Pariaman Kab. Pasaman Barat Kab. Pasaman Kab. Pesisir Selatan Kab. Solok Kab. Solok Selatan Kab. Sijunjung Kab. Dharmasraya Kab. Mentawai