Nusantara | Jumat, 03/09/2010 17:06 WIB
Indonesia Sasar Pasar Rusia
Jakarta, (ANTARA) - Pemerintah Indonesia meningkatkan kerjasama ekonomi bilateral dengan Rusia dan berusaha memperluas akses pasar ke negara besar yang pendapatan per kapitanya dinilai tinggi itu.
"Perdagangan dengan Rusia cenderung meningkat, tahun 2009 mencapai 775 miliar dolar AS, tapi itu masih kecil sehingga kita harus melakukan peningkatan hubungan baik pada level pemerintah-pemerintah maupun 'business to business'," kata Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu di Jakarta, Jumat.
Menteri Perdagangan menyatakan dia sudah melakukan pertemuan dengan menteri ekonomi Rusia di sela pertemuan para menteri ekonomi ASEAN di Vietnam bulan Agustus lalu untuk membahas peningkatan hubungan ekonomi bilateral antara kedua negara.
Kedua negara, kata dia, sepakat membentuk semacam komisi perdagangan dan investasi bersama untuk menggali potensi serta mencari solusi atas masalah-masalah yang selama ini menjadi penghambat kerjasama ekonomi.
"Yang kita pahami, masalah pertama adalah kurangnya informasi, baik dari Rusia tentang kita maupun kita tentang Rusia. Makanya kita akan melakukan misi dagang ke Rusia," katanya.
Pemerintah, kata dia, akan melakukan misi dagang ke Rusia pertengahan September tahun ini dengan membawa pelaku usaha sektor swasta.
"Kita juga akan perkuat 'Indonesia-Russia Business Council' dan kerjasama antara Kadin Indonesia dan Kadin Rusia," katanya.
Pemerintah, kata dia, juga akan melakukan misi dagang ke Belarus yang meskipun hanya negara kecil namun memiliki kedekatan dengan Rusia.
Upaya itu diharapkan dapat menarik investasi dari Rusia dan memperluas pangsa ekspor Indonesia ke negara itu.(*)