Kamis, 9 September 2010 M / 30 Ramadhan 1431 H - Jam 06:19 WIB
Nasional | Jumat, 30/07/2010 11:30 WIB

Buruh Petik Cengkeh Bisa Bergaji Jutaan per Hari

Manado, (ANTARA) - Buruh petik cengkeh bisa meraih pendapatan hingga jutaan rupiah, menyusul kenaikan ongkos yang dibayarkan pemilik cengkeh dari semula Rp2.000 per liter menjadi Rp2.500 hingga Rp3.000 per liter.

Roy Udung, salah satu buruh petik cengkeh di Kecamatan Tombulu, Minahasa, Jumat mengatakan, bila berhasil memanen rata-rata 100 liter setiap hari, maka dalam seminggu bisa mengantongi pendapatan Rp1,8 juta.

"Dalam satu pekan biasanya kerja enam hari, dengan rata-rata Rp1,8 juta seminggu dapat memenuhi kebutuhan keluarga meskipun dalam waktu temporer yakni dua hingga tiga bulan berdasarkan lama panen," kata Roy.

Penghasilan buruh cengkih dalam sebulan, kata Roy bisa di atas Rp7,2 juta, apabila bisa memanen lebih dari 100 liter setiap hari.

Ketua Asosiasi Petani Cengkih Indonesia (APCI), Octavianus Rondonuwu mengatakan biaya panen tahun ini merupakan tertinggi selama panen raya cengkih berlangsung.

Akibatnya banyak petani kesulitan membayar, karena pembayaran kepada buruh petik cengkih biasanya dilakukan di setiap akhir pekan.

"Bila hasil panen buruh petik capai 1.000 liter, maka petani harus menyediakan dana Rp3.000.000, sedangkan hasilnya diperkirakan Rp10 juta, tetapi prosesnya membutuhkan waktu cukup lama karena proses pengeringan bergantung pada sinar matahari," kata Octavianus.

Tingginya biaya panen cengkih di Kabupaten Minahasa dan daerah sentra lainnya di Sulut, kata Octavianus tak lepas dari kurangnya tenaga buruh petik akibat banyak tenaga kerja beralih bekerja sektor perdagangan dan transportasi, serta diperparah waktu panen berlangsung serentak di semua daerah sentra.

Perkembangan biaya panen untuk buruh petik cengkih, pada awal panen baru hanya Rp1.500 per liter, tetapi naik Rp2.000 per liter dua pekan kemudian meningkat menjadi Rp2.500 dan terakhir dan saat ini Rp3.000 per liter," kata Ketua Asosiasi Petani Cengkih Indonesia (APCI), Octavianus Rondonuwu. (*)
Ketentuan indeks berita RSS Berita Sumatera Barat | ANTARA Sumbar Iklan Bookmark and Share Share on Facebook Facebook Powered by  MyPagerank.Net
Dapatkan kaba kampuang terbaru di genggaman anda,
http://m.antara-sumbar.com akses dari browser ponsel anda!

Komentar Anda

Kirim Komentar

  kode:

Berita Foto

Selasa, 07/09/2010 16:58 WIB | Solok
Mahasiswa Baru UISB Solok Membludak
Mahasiswa Baru UISB Solok Membludak
Solok, (ANTARA) - Peminat mahasiswa baru Universitas Islam Sumatera Barat (UISB), Solok untuk tahun akade...

Selasa, 07/09/2010 12:06 WIB | Kab. Tanah Datar
Ribuan Guru TPA Terima Tunjangan Kesejahteraan
Ribuan Guru TPA Terima Tunjangan Kesejahteraan
Tanahdatar, (ANTARA) – Pemerintah Kabupaten Tanahdatar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat membag...

Selasa, 07/09/2010 09:58 WIB | Kab. Pesisir Selatan
Sambut Lebaran, Objek Wisata Pessel Mulai Dibenahi
Sambut Lebaran, Objek Wisata Pessel Mulai Dibenahi
Painan, (ANTARA)- Beberapa tempat wisata di painan kabupaten pesisir selatan mulai bersolek unutk menyamb...

Selasa, 07/09/2010 08:04 WIB | Nasional
Gunung Sinabung Meletus Lagi Selasa Dini Hari
Gunung Sinabung Meletus Lagi Selasa Dini Hari
Medan, (ANTARA) - Gunung Sinabung di Kabupaten Tanah Karo, Sumatera Utara kembali meletus Selasa (7/9) se...

Senin, 06/09/2010 17:34 WIB | Kab. Pasaman Barat
Ratusan Anggota Keltan Datangi Polres Pasbar
Ratusan Anggota Keltan Datangi Polres Pasbar
Pasaman Barat, (ANTARA) - Menduga adanya tindak kekerasan terhadap Ketua Kelompok Tani (keltan) Anak Naga...

indeks berita RSS Berita Sumatera Barat | ANTARA Sumbar

Admin: | Support:
Padang Bukittinggi Payakumbuh Padang Panjang Pariaman Solok Sawahlunto Kab. Tanah Datar Kab. agam Kab. Lima Puluh Kota Kab. Padang Pariaman Kab. Pasaman Barat Kab. Pasaman Kab. Pesisir Selatan Kab. Solok Kab. Solok Selatan Kab. Sijunjung Kab. Dharmasraya Kab. Mentawai