Jumat, 10 Februari 2012 M / 17 Rabiul Awwal 1433 H - Jam 10:44 WIB
Nusantara | Jumat, 30/07/2010 11:25 WIB

Kemenag Bantu 20 Madrasah di Sultra

Kendari, (ANTARA) - Kementerian Agama (Kemenag) segera merealisasikan bantuan berupa dana "block grant" dari DIPA untuk 20 madrasah yang tersebar di Sulawesi Tenggara (Sultra) dan dananya langsung disalurkan ke rekening madrasah itu masing-masing.

Kepala Seksi Sarana dan Prasaran, Kantor Kemenag Sultra Nurhawati Mahmud, Jumat, mengatakan, dana block grant 2010 yang akan disalurkan itu masih sedang diproses, dan akan disalurkan kepada masing - masing madrasah sebesar Rp300.

"Sekolah madrasah yang akan diberi bantuan itu hanya sekolah madrasah yang statusnya swasta yang ada di Sultra, dananya langsung diserahkan ke sekolah masing-masing," ujarnya.

Ia mengatakan keterlibatan pihaknya dalam hal ini, hanyalah sosialisasi program bantuan itu, memproses sekolah yang bisa mendapatkan bantuan dan melakukan pemantauan dari hasil penggunaan dana tersebut.

Ia mengatakan, meskipun program ini sudah mulai berjalan dari tahun 2006 hingga sekarang, namun masih banyak madrasah swasta yang belum kebagian bantuan itu.

"Masih banyak sekolah madrasah yang antri agar segera dibantu, tidak hanya madrasah swasta, tetapi juga madrasah negeri, karena peminat sekolah agama (madrasah) meningkat, namun dana bantuan yang diterima untuk madrasah masih minim, sehingga madrasah mengalami keterbatasan untuk menerima siswa siswi baru," katanya.

Ia juga mengatakan, walaupun dana yang diberikan oleh Kemenag pusat masih jauh dari harapan, setidaknya dari tahun 2006 sampai pada tahun ini, sudah banyak madasah swasta yang tersebar diseluruh kabupaten/kota Sulawesi Tenggara yang sudah layak pakai.

"Walaupun dana yang diberikan oleh pusat itu sangat terbatas, tetapi sudah banyak madrasah di Sulawesi Tenggara, yang sudah layak pakai, maksudnya dindin-dindingnya tidak lagi terbuat dari kayu, serta atapnya bukan lagi atap rumbia," ungkapnya.

Ia juga menghimbau kepada pemirintah, jika dalam suatu lokasi sudah dibangun sekolah negeri atau sekolah umum, maka pemerintah tidak perlu membangun madrasah, begitupula sebaliknya. (*)
Ketentuan indeks berita RSS Berita Sumatera Barat | ANTARA Sumbar Iklan Bookmark and Share Share on Facebook Facebook Powered by  MyPagerank.Net
Dapatkan kaba kampuang terbaru di genggaman anda,
http://m.antara-sumbar.com akses dari browser ponsel anda!

Komentar Anda

Kirim Komentar

  kode:

Berita Foto

Kamis, 09/02/2012 10:37 WIB | Bukittinggi
Gunung Marapi Semburkan Abu Vulkanik 1.500 Meter
Gunung Marapi Semburkan Abu Vulkanik 1.500 Meter
Bukittinggi, (ANTARA) - Gunung Marapi yang berada di Kabupaten Tanahdatar dan Kabupaten Agam, Sumatera Ba...

Rabu, 08/02/2012 23:00 WIB | Kab. Pasaman
Pemuda Gotongroyong Buat Lubuk di Batang Tingkarang
Pemuda Gotongroyong Buat Lubuk di Batang Tingkarang
Lubuk Sikaping, Sumbar 8/2 (ANTARA) - Puluhan Pemuda di kampung Aur Tajungkang, Jorong Koto Panjang Nagar...

Rabu, 08/02/2012 20:58 WIB | Kab. Pasaman Barat
Jalan Kesimpang Ampek Gunakan Jalan Alternatif
Jalan Kesimpang Ampek Gunakan Jalan Alternatif

Simpang Ampek, Sumbar, (ANTARA) - Arus transportasi menuju Kota Simpang Ampek, Kabupaten Pasaman B...

Rabu, 08/02/2012 16:22 WIB | Nasional
Menkominfo: Pers Harus Sikapi Kemajuan Teknologi
Menkominfo: Pers Harus Sikapi Kemajuan Teknologi

Jambi, (ANTARA) - Menteri Komunikasi dan Informasi Tifatul Sembiring, mengatakan insan pers harus ...

Rabu, 08/02/2012 13:41 WIB | Nasional
Bagir Manan: 40 Tahun Indonesia Sistem Otoriter
Bagir Manan: 40 Tahun Indonesia Sistem Otoriter

Jambi, (ANTARA) - Ketua Dewan Pers, Bagir Manan menyatakan, selama 66 tahun Indonesia merdeka dan ...

indeks berita RSS Berita Sumatera Barat | ANTARA Sumbar

Admin: | Support:
Padang Bukittinggi Payakumbuh Padang Panjang Pariaman Solok Sawahlunto Kab. Tanah Datar Kab. agam Kab. Lima Puluh Kota Kab. Padang Pariaman Kab. Pasaman Barat Kab. Pasaman Kab. Pesisir Selatan Kab. Solok Kab. Solok Selatan Kab. Sijunjung Kab. Dharmasraya Kab. Mentawai