Kamis, 9 September 2010 M / 30 Ramadhan 1431 H - Jam 06:24 WIB
Nasional | Jumat, 30/07/2010 11:15 WIB

Minyak Tanah Langka di Bengkalis

Bengkalis, (ANTARA) - Minyak tanah di Kabupaten Bengkalis, Riau, sejak Rabu (28/7) mulai langka, terutama di tingkat pengecer.

"Hampir sebagian besar kios-kios maupun kedai-kedai di dalam Kota Bengkalis dan sekitarnya, mengaku tidak menjual minyak tanah karena telah habis," terang warga Bengkalis, Arwan, Jumat.

Sementara Nesa, ibu rumah tangga yang tinggal di Desa Air Putih, Kecamatan Bengkalis, mengaku telah berusaha mencari minyak tanah di sejumlah pengecer, namun sejumlah pedagang yang ditemuinya mengaku tidak lagi mengecer minyak tanah.

Kondisi ini membuat dia risau karena, menurut ibu satu anak ini,
minyak tanah merupakan bahan bakar utama dalam kegiatan memasaknya.

"Saya mengharapkan kalau bisa pemerintah jangan menarik minyak tanah dari pasaran karena justru akan menyulitkan orang miskin kayak saya ini yang masih ingin memasak dengan minyak tanah," katanya.

Nesa mengatakan, sejak terjadinya kasus kebakaran di berbagai daerah akibat meledaknya tabung gas, membuat dirinya dan sejumlah ibu rumah tangga lainnya khawatir jika menggunakan gas elpiji untuk memasak.

Pernyataan serupa juga diungkapkan Rajha, warga Desa Senggoro Kecamatan Mandau. Ia juga mengatakan jika sejak beberapa hari minyak tanah subsidi seharga Rp3.500/liter mulai menghilang.

"Untung saja minyak tanah yang saya beli kemarin masih tersisa, sehingga masih bisa dimanfaatkan untuk keperluan rumah tangga," katanya.

Salah seorang agen penjualan minyak tanah di Desa Air Putih Kecamatan Bengkalis, Purwanrto, mengatakan, minyak tanah memang telah habis terjual sejak beberapa hari lalu.

Kemungkinan besar pihaknya kembali akan menerima jatah minyak tanah sepekan lagi. Kendati demikian, menurutnya, di sejumlah pangkalan masih menjual, dan segera didistribusikan ke tingkat pengecer dengan harga yang relatif mahal.

"Ya, sebenarnya minyak tanah itu ada. Tapi harganya 'melangit'," terang dia.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Bengkalis melalui Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Fahrullazy, menjelaskan, kuota minyak tanah untuk Pulau Bengkalis meliputi Kecamatan Bengkalis dan Bantan per bulannya sebanyak 365 kiloliter.

Kuota ini, menurutnya, kemudian disalurkan oleh dua agen minyak tanah, yakni PT Dara Jingga sebanyak 250 kiloliter dan PT Indonas Siak Sejahtera sebanyak 115 kiloliter.

Dengan kuota ini, diyakininya telah mencukupi keperluan bagi masyarakat. Namun disebabkan sebagian ibu-ibu rumah tangga ada yang mengalihkan penggunaan kompor gas kepada minyak tanah, disinyalir menjadi salah satu penyebab minyak tanah di tingkat pengecer menjadi cepat habis terjual.

"Untuk itu saya mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar apa yang sudah didapat dimanfaatkan. Termasuk tabung gas beserta perangkatnya. Pergunakannlah dengan baik dan apabila tidak mengerti cara penggunaannya, coba belajar dengan orang yang paham," katanya. (*)
Ketentuan indeks berita RSS Berita Sumatera Barat | ANTARA Sumbar Iklan Bookmark and Share Share on Facebook Facebook Powered by  MyPagerank.Net
Dapatkan kaba kampuang terbaru di genggaman anda,
http://m.antara-sumbar.com akses dari browser ponsel anda!

Komentar Anda

Kirim Komentar

  kode:

Berita Foto

Selasa, 07/09/2010 16:58 WIB | Solok
Mahasiswa Baru UISB Solok Membludak
Mahasiswa Baru UISB Solok Membludak
Solok, (ANTARA) - Peminat mahasiswa baru Universitas Islam Sumatera Barat (UISB), Solok untuk tahun akade...

Selasa, 07/09/2010 12:06 WIB | Kab. Tanah Datar
Ribuan Guru TPA Terima Tunjangan Kesejahteraan
Ribuan Guru TPA Terima Tunjangan Kesejahteraan
Tanahdatar, (ANTARA) – Pemerintah Kabupaten Tanahdatar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat membag...

Selasa, 07/09/2010 09:58 WIB | Kab. Pesisir Selatan
Sambut Lebaran, Objek Wisata Pessel Mulai Dibenahi
Sambut Lebaran, Objek Wisata Pessel Mulai Dibenahi
Painan, (ANTARA)- Beberapa tempat wisata di painan kabupaten pesisir selatan mulai bersolek unutk menyamb...

Selasa, 07/09/2010 08:04 WIB | Nasional
Gunung Sinabung Meletus Lagi Selasa Dini Hari
Gunung Sinabung Meletus Lagi Selasa Dini Hari
Medan, (ANTARA) - Gunung Sinabung di Kabupaten Tanah Karo, Sumatera Utara kembali meletus Selasa (7/9) se...

Senin, 06/09/2010 17:34 WIB | Kab. Pasaman Barat
Ratusan Anggota Keltan Datangi Polres Pasbar
Ratusan Anggota Keltan Datangi Polres Pasbar
Pasaman Barat, (ANTARA) - Menduga adanya tindak kekerasan terhadap Ketua Kelompok Tani (keltan) Anak Naga...

indeks berita RSS Berita Sumatera Barat | ANTARA Sumbar

Admin: | Support:
Padang Bukittinggi Payakumbuh Padang Panjang Pariaman Solok Sawahlunto Kab. Tanah Datar Kab. agam Kab. Lima Puluh Kota Kab. Padang Pariaman Kab. Pasaman Barat Kab. Pasaman Kab. Pesisir Selatan Kab. Solok Kab. Solok Selatan Kab. Sijunjung Kab. Dharmasraya Kab. Mentawai