Sabtu, 11 Februari 2012 M / 18 Rabiul Awwal 1433 H - Jam 01:03 WIB
Nasional | Jumat, 10/09/2010 18:47 WIB

Presiden Berikan Uang Duka kepada Keluarga Joni Malela

Jakarta, (ANTARA) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memberikan uang duka kepada keluarga Joni Malela, warga yang tewas terinjak kerumunan yang ingin bersilaturahmi Lebaran dengan Presiden.

Kepala Biro Pers dan Media Istana Kepresidenan, D.J. Nacrowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat, mengatakan Presiden Yudhoyono sangat terkejut setelah mendengar ada warga yang meninggal terinjak-injak kerumunan ketika ingin bersalaman dengannya.

"Bapak Presiden sangat terkejut dan juga sangat prihatin karena masalah itu," ujarnya.

Untuk menunjukkan keprihatinan, kata Nacrowi, Kepala Negara memberika uang duka senilai Rp10 juta yang diberikan kepada Euis, istri Joni, yang sekarang berada di Kepolisian Sektor Gambir, Jakarta Pusat, untuk dimintai keterangan.

"Sekarang petugas istana sedang menuju ke polsek untuk memberikan uang duka Rp10 juta cukuplah untuk membantu yang bersangkutan dalam rangka musibah," tuturnya.

Nacrowi menjelaskan Presiden menerima sekitar 3.500 warga yang ingin bersilaturahmi sejak pukul 15.00 WIB hingga pukul 17.30 WIB.

Tidak semua warga yang mengantre sejak pagi bisa bersalaman dengan Presiden. Petugas membatasi masyarakat yang bisa masuk sehingga masih ada sekitar seribu warga yang gagal bersilaturahmi dengan Kepala Negara.

Usai menggelar silaturahmi terbuka dengan masyarakat, Presiden Yudhoyono pada Jumat sore langsung pulang ke kediaman pribadi di Puri Cikeas Indah, Kabupaten Bogor. (*/wij)
Ketentuan indeks berita RSS Berita Sumatera Barat | ANTARA Sumbar Iklan Bookmark and Share Share on Facebook Facebook Powered by  MyPagerank.Net
Dapatkan kaba kampuang terbaru di genggaman anda,
http://m.antara-sumbar.com akses dari browser ponsel anda!

Komentar Anda

Kirim Komentar

  kode:

Berita Foto

Jumat, 10/02/2012 22:09 WIB | Propinsi
Gubernur: Orang Minang Bisa Jadi Inspirator Perekonomian
Gubernur: Orang Minang Bisa Jadi Inspirator Perekonomian

Padang, (ANTARA) - Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengatakan orang Minang bisa menjadi ins...

Jumat, 10/02/2012 21:29 WIB | Propinsi
Potensi Zakat PNS Pemprov Sumbar Rp15,4 Miliar
Potensi Zakat PNS Pemprov Sumbar Rp15,4 Miliar
Padang, (ANTARA) - Potensi zakat penghasilan dari pegawai negeri sipil di lingkungan Pemerintah Provinsi ...

Jumat, 10/02/2012 21:23 WIB | Kab. Pasaman
DPRD Setujui Perda Perusahaan Daerah Air Minum
DPRD Setujui Perda Perusahaan Daerah Air Minum
Lubuk Sikaping, Sumbar, 10/2 (ANTARA) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasaman, Sumater...

Jumat, 10/02/2012 18:43 WIB | Kab. Pasaman
Sebanyak 70 Santri Dinyatakan Hafal Satu Juz Al Quran
Sebanyak 70 Santri Dinyatakan Hafal Satu Juz Al Quran
Lubuk Sikaping, Sumbar, (ANTARA) - Sebanyak 70 santri Pondok Pendidikan Al Quran (PPA) Masjid Agung Nagar...

Jumat, 10/02/2012 10:58 WIB | Bukittinggi
Gunung Marapi Meletus 27 Kali Selama Februari
Gunung Marapi Meletus 27 Kali Selama Februari

Bukittinggi, (ANTARA) - Gunung Marapi yang terletak di Kabupaten Tanahdatar dan Kabupaten Agam, Su...

indeks berita RSS Berita Sumatera Barat | ANTARA Sumbar

Admin: | Support:
Padang Bukittinggi Payakumbuh Padang Panjang Pariaman Solok Sawahlunto Kab. Tanah Datar Kab. agam Kab. Lima Puluh Kota Kab. Padang Pariaman Kab. Pasaman Barat Kab. Pasaman Kab. Pesisir Selatan Kab. Solok Kab. Solok Selatan Kab. Sijunjung Kab. Dharmasraya Kab. Mentawai