Jumat, 10 Februari 2012 M / 17 Rabiul Awwal 1433 H - Jam 11:25 WIB
Nasional | Rabu, 08/09/2010 22:41 WIB

Presiden: Tak Ada Ruang Perwira Kritik Atasan

Jakarta, (ANTARA) - Sehubungan dengan kasus Kolonel penerbang Adji Suradji yang merebak, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan tidak ada ruang bagi seorang perwira untuk mengkritik atasannya baik secara kemiliteran maupun tingkat nasional.

Dalam acara berbuka puasa dengan kalangan media massa di Istana Negara, Jakarta, Rabu, Presiden mengatakan aturan itu secara tegas tercantum dalam kode etik perwira maupun Undang-undang Tentara Nasional Indonesia (TNI).

"Sebenarnya tidak ada ruang untuk mengkritik atasan baik itu atasan organik di kemiliteran juga tingkat nasional," ujarnya.

Presiden mengaku sudah medapat laporan dari Panglima TNI Jend Djoko Santoso maupun Kepala Staf TNI AU Marsekal TNI AU Imam Sufa'at tentang kasus Kolonel Adji Suradji yang menulis opini di Harian Kompas pada Senin 6 September 2010 yang mengkritik kepemimpinan Presiden Yudhoyono tidak berani melakukan perubahan.

Kepala Negara sepenuhnya menyerahkan institusi TNI-AU, maupun Kementerian Pertahanan untuk menangani permasalahan hukum maupun disipliner yang akan dikenakan kepada Adji Suradji.

"Yang saya ingin sampaikan adalah sesuatu yang lebih fundamental dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," ujarnya.

Presiden menegaskan sejak reformasi bergulir, TNI telah ikut direformasi pula untuk memisahkannya dari kegiatan politik praktis.

Karena itu, meski demokrasi di Indonesia telah memekar, tidak boleh terjadi preseden yang dapat mengganggu proses reformasi termasuk pemisahan tegas antara TNI dan politik praktis.

"Dengan demikian tidak boleh terjadi preseden terhadap reformasi yang telah berjalan begitu jauh," ujarnya.

Presiden dalam pernyataannya menyatakan setiap tindakan yang melibatkan TNI kembali mencampuri kegiatan politik praktis tentunya harus dicegah sesuai dengan Undang-undang aturan yang berlaku di lingkungan TNI. (*/wij)
Ketentuan indeks berita RSS Berita Sumatera Barat | ANTARA Sumbar Iklan Bookmark and Share Share on Facebook Facebook Powered by  MyPagerank.Net
Dapatkan kaba kampuang terbaru di genggaman anda,
http://m.antara-sumbar.com akses dari browser ponsel anda!

Komentar Anda

Kirim Komentar

  kode:

Berita Foto

Jumat, 10/02/2012 10:58 WIB | Bukittinggi
Gunung Marapi Meletus 27 Kali Selama Februari
Gunung Marapi Meletus 27 Kali Selama Februari

Bukittinggi, (ANTARA) - Gunung Marapi yang terletak di Kabupaten Tanahdatar dan Kabupaten Agam, Su...

Jumat, 10/02/2012 10:50 WIB | Kab. agam
DKP Agam Lestarikan Ikan Asli Danau Maninjau
DKP Agam Lestarikan Ikan Asli Danau Maninjau

Lubukbasung, Sumbar, (ANTARA) - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Agam, Sumatera Barat ...

Kamis, 09/02/2012 10:37 WIB | Bukittinggi
Gunung Marapi Semburkan Abu Vulkanik 1.500 Meter
Gunung Marapi Semburkan Abu Vulkanik 1.500 Meter
Bukittinggi, (ANTARA) - Gunung Marapi yang berada di Kabupaten Tanahdatar dan Kabupaten Agam, Sumatera Ba...

Rabu, 08/02/2012 23:00 WIB | Kab. Pasaman
Pemuda Gotongroyong Buat Lubuk di Batang Tingkarang
Pemuda Gotongroyong Buat Lubuk di Batang Tingkarang
Lubuk Sikaping, Sumbar 8/2 (ANTARA) - Puluhan Pemuda di kampung Aur Tajungkang, Jorong Koto Panjang Nagar...

Rabu, 08/02/2012 20:58 WIB | Kab. Pasaman Barat
Jalan Kesimpang Ampek Gunakan Jalan Alternatif
Jalan Kesimpang Ampek Gunakan Jalan Alternatif

Simpang Ampek, Sumbar, (ANTARA) - Arus transportasi menuju Kota Simpang Ampek, Kabupaten Pasaman B...

indeks berita RSS Berita Sumatera Barat | ANTARA Sumbar

Admin: | Support:
Padang Bukittinggi Payakumbuh Padang Panjang Pariaman Solok Sawahlunto Kab. Tanah Datar Kab. agam Kab. Lima Puluh Kota Kab. Padang Pariaman Kab. Pasaman Barat Kab. Pasaman Kab. Pesisir Selatan Kab. Solok Kab. Solok Selatan Kab. Sijunjung Kab. Dharmasraya Kab. Mentawai