Nasional | Jumat, 03/09/2010 17:00 WIB
Hatta: Pemerintah Dorong Peningkatan Sektor UMKM
Jakarta, (ANTARA) - Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan pemerintah akan terus mendorong peningkatan sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) agar dapat berkembang menjadi kelas pengusaha menengah baru.
"Kita mengharapkan dari 51,26 juta unit usaha (UMKM) sekitar 10-20 persen dapat terlempar ke atas menjadi pelaku usaha menengah baru untuk mengisi sekitar 4800-an pengusaha besar," ujarnya dalam pembukaan Rakornas UMKM dan Koperasi di Jakarta, Jumat.
Hatta mengatakan sektor UMKM perlu dukungan untuk menumbuhkan lapangan kerja baru, bertahan dan berkembang ke tingkat penguasaha besar namun UMKM masih belum dapat bersaing di tingkat internasional, untuk itu dibutuhkan kebijakan yang tepat dari pemerintah.
"UMKM masih belum cukup mengangkat bangsa untuk bersaing, perlu 'policy respond', dan kebijakan penting dirumuskan," ujarnya.
Menurut dia, kebijakan tersebut antara lain adanya kebijakan instrumen yang berpihak seperti akses permodalan dan pembiayaan melalui perbankan untuk mendorong kelas menengah baru terukur.
"Akses permodalan harus betul-betul jelas seperti apa, bisa tidak perbankan menyalurkan kredit untuk UMKM sebesar Rp173 triliun dari sebelumnya target Rp165 triliun, untuk mendorong kelas menengah baru, dari sebelumnya konsumtif menjadi produktif," ujarnya.
Ia mengatakan aksesbilitas permodalan menjadi penting apalagi pemerintah dalam mendorong pengembangan industri hulu, juga telah memberikan alokasi anggaran KUR sebesar 25 persen untuk pengembangan sektor usaha mikro tertentu.
"KUR saat ini masih diberikan kepada sekitar 90 persen sektor jasa dan perdagangan namun sisi hulunya masih kecil, untuk itu pemerintah mendorong pemberian KUR 25 persen kepada sektor upstream seperti pertanian, kelautan dan perikanan, industri perdagangan industri kreatif, pariwisata dan UMKM," ujar Hatta.
Pemerintah, ia menambahkan, juga akan membangun pusat-pusat pertumbuhan baru dalam bentuk kluster-kluster industri agar UMKM dapat bersaing secara global.
"Itu adalah upaya untuk membangun keunggulan komparatif dengan keunggulan kompetitif, dengan pembenahan struktur industri dan kluster industri berbasis sumber daya. Ini harus kita lakukan agar disparitas tidak semakin membesar," ujarnya.
Hatta menjelaskan, untuk memberdayakan sektor UMKM, pemerintah juga akan membangun infrastruktur untuk menjamin konektivitas dan mengatasi biaya tinggi ekonomi dengan skema pembiayaan Kerjasama Pemerintah Swasta (KPS/PPP).
"Tanpa infrastruktur semua berjalan tidak efisien, kalau terjadi 'high cost economy' pengusaha menjadi tidak sensitif, kita membenahi infrastruktur habis-habisan dan ini kita dorong, karena bisa menyebabkan 'potensial loss' dalam industri kita," ujar Hatta. ***2***