Jumat, 10 Februari 2012 M / 17 Rabiul Awwal 1433 H - Jam 11:03 WIB
Nasional | Jumat, 03/09/2010 15:44 WIB

Pemda Buol Tanggung Biaya Korban Kerusuhan

Buol, Sulteng, (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah akan menanggung biaya perawatan bagi para korban yang mengalami luka tembak akibat kerusuhan.

"Ini situasi genting dan korban yang berjatuhan itu paling banyak dari kalangan masyarakat ekonomi ke bawah," kata Pelaksana Tugas Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buol, Abdul Hamid Lakuntu, di Buol, Jumat.

Ia mengatakan, korban luka tembak yang masih dirawat di rumah sakit masih 29 orang.

Mereka mengalami luka akibat terkena peluru karet.

Menurut dia, persediaan obat di RSUD Buol masih mencukupi kendati merawat puluhan pasien korban kerusuhan.

"Untungnya, saat korban kerusuhan berjatuhan Selasa (31/8) hingga Rabu (1/9), persediaan obat yang ada di RSU saat itu mencukupi," katanya.

RSUD Buol juga menerima bantuan obat, peralatan dan dokter dari RSUD Undata, yang merupakan rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah di Palu.

Abdul Hamid mengatakan, pihak rumah sakit juga telah berkoordinasi dengan sejumlah apotik yang ada di Buol untuk memberikan bantuan obat.

"Sejumlah apotik memberikan bantuannya. Sekarang ini, pemerintah masih memikirkan pembayaran obat-obatan itu," kata dia.

Stok darah, katanya, juga terbantu dengan adanya warga yang rela menyumbangkan darahnya untuk para korban.

Ia mengatakan, pihak kepolisian juga ikut membantu biaya perawatan yakni biaya perjalanan dan perawatan jika korban dirujuk ke rumah sakit lainnya.

Kerusuhan di Buol mengakibatkan tujuh warga tewas terkena peluru aparat kepolisian.

Kejadian itu dipicu oleh tewasnya seorang tahanan di Mapolsek Biau yang diduga meninggal dunia karena penganiayaan oleh oknum kepolisian.

Dia menjadi tahanan kasus kecelakaan lalu lintas.

Tewasnya tahanan itu menyulut kemarahan warga sehingga menuntut pihak Polsek Biau untuk bertanggungjawab.

Merasa tidak ada penjelasan yang memadai dari kepolisian, ratusan warga merusak Mapolsek Biau.

Ribuan warga makin mengamuk karena polisi menggunakan senapan untuk menghalau massa sehingga korban berjatuhan hingga tujuh orang tewas dan puluhan mengalami luka-luka. (*)
Ketentuan indeks berita RSS Berita Sumatera Barat | ANTARA Sumbar Iklan Bookmark and Share Share on Facebook Facebook Powered by  MyPagerank.Net
Dapatkan kaba kampuang terbaru di genggaman anda,
http://m.antara-sumbar.com akses dari browser ponsel anda!

Komentar Anda

Kirim Komentar

  kode:

Berita Foto

Kamis, 09/02/2012 10:37 WIB | Bukittinggi
Gunung Marapi Semburkan Abu Vulkanik 1.500 Meter
Gunung Marapi Semburkan Abu Vulkanik 1.500 Meter
Bukittinggi, (ANTARA) - Gunung Marapi yang berada di Kabupaten Tanahdatar dan Kabupaten Agam, Sumatera Ba...

Rabu, 08/02/2012 23:00 WIB | Kab. Pasaman
Pemuda Gotongroyong Buat Lubuk di Batang Tingkarang
Pemuda Gotongroyong Buat Lubuk di Batang Tingkarang
Lubuk Sikaping, Sumbar 8/2 (ANTARA) - Puluhan Pemuda di kampung Aur Tajungkang, Jorong Koto Panjang Nagar...

Rabu, 08/02/2012 20:58 WIB | Kab. Pasaman Barat
Jalan Kesimpang Ampek Gunakan Jalan Alternatif
Jalan Kesimpang Ampek Gunakan Jalan Alternatif

Simpang Ampek, Sumbar, (ANTARA) - Arus transportasi menuju Kota Simpang Ampek, Kabupaten Pasaman B...

Rabu, 08/02/2012 16:22 WIB | Nasional
Menkominfo: Pers Harus Sikapi Kemajuan Teknologi
Menkominfo: Pers Harus Sikapi Kemajuan Teknologi

Jambi, (ANTARA) - Menteri Komunikasi dan Informasi Tifatul Sembiring, mengatakan insan pers harus ...

Rabu, 08/02/2012 13:41 WIB | Nasional
Bagir Manan: 40 Tahun Indonesia Sistem Otoriter
Bagir Manan: 40 Tahun Indonesia Sistem Otoriter

Jambi, (ANTARA) - Ketua Dewan Pers, Bagir Manan menyatakan, selama 66 tahun Indonesia merdeka dan ...

indeks berita RSS Berita Sumatera Barat | ANTARA Sumbar

Admin: | Support:
Padang Bukittinggi Payakumbuh Padang Panjang Pariaman Solok Sawahlunto Kab. Tanah Datar Kab. agam Kab. Lima Puluh Kota Kab. Padang Pariaman Kab. Pasaman Barat Kab. Pasaman Kab. Pesisir Selatan Kab. Solok Kab. Solok Selatan Kab. Sijunjung Kab. Dharmasraya Kab. Mentawai