Nasional | Jumat, 03/09/2010 15:35 WIB
Pemilik Toko Emas Diimbau Pasang CCTV
Temanggung, (ANTARA) - Kepala Kepolisian Resor Temanggung AKBP Anthony Agustinus Koylal mengimbau kepada para pemilik toko emas di wilayah tersebut untuk memasang kamera pengintai atau Closed Circuit Television (CCTV) guna membantu memantau kondisi lingkungan setempat.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada pemilik toko emas yang telah memasang CCTV di tokonya, bagi yang belum memasang dan jika mempunyai rezeki kami harapkan memasang kamera pengintai itu karena manfaatnya besar sekali," katanya di Temanggung, Jumat.
Ia mengatakan hal tersebut saat bertemu dengan belasan pemilik toko emas usai memantau kondisi pengamanan di beberapa bank dan toko emas di Temanggung menjelang Lebaran 2010.
"Jangan hanya memasang kamera untuk memonitor saja, tetapi usahakan yang bisa untuk merekam sehingga jika terjadi tindak kriminal bisa membantu mengungkap tindak kejahatan tersebut," katanya.
Selain itu, katanya, jika orang mengetahui di sebuah toko dipasang kamera CCTV bisa saja orang yang mau berbuat jahat tersebut mengurungkan niatnya karena takut terekam dalam kamera pengintai itu.
Menanggapi beberapa pemilik toko emas yang merasa kurang mendapat pengamanan dari kepolisian, dia mengatakan, polisi terus memantau di sejumlah keramaian, antara lain perbankan, toko emas, dan pasar tradisional meskipun anggota polisi tersebut tidak selalu menggunakan seragam polisi.
"Jangan khawatir, petugas kami selalu memantaunya. Jika pemilik toko emas kurang yakin tolong sediakan buku kontrol khusus untuk anggota polisi yang bertugas," katanya.
Saat meninjau suasana di Kantor BRI Cabang Temanggung, Kapolres menyempatkan diri berbincang kepada beberapa nasabah yang sedang antre mau menabung atau mengambil uang.
Ia berharap kepada para nasabah yang mau mengambil uang dalam jumlah besar jangan segan untuk meminta bantuan kepada polisi untuk melakukan pengawalan.
"Kejadian yang menimpa nasabah Bank BCA beberapa waktu lalu dengan kehilangan uang Rp200 juta di dalam mobilnya merupakan pelajaran berharga untuk selalu meningkatkan kewaspadaan. Kami siap melakukan pengawalan secara gratis jika diperlukan," katanya.(*)