Jumat, 10 Februari 2012 M / 17 Rabiul Awwal 1433 H - Jam 23:39 WIB
Nasional | Jumat, 03/09/2010 15:31 WIB

Pembunuh Adik Kandung Serahkan Diri ke Polisi

Pacitan, (ANTARA) - Seorang pria dewasa di Dusun Soge, Desa Sidomulyo, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Jumat, menyerahkan diri ke kepolisian setempat dengan kondisi tangan dan sebagian badan penuh bercak darah usai membunuh adik kandungnya.

Oleh polisi, pria yang diidentifikasi bernama Suyono (30) tersebut kemudian dievakuasi ke Mapolres Pacitan untuk menghindari amuk massa yang nyaris pecah pascakejadian.

"Pelaku sudah kami tahan dan proses hukumnya tengah ditangani penyidik," terang Kapolres Pacitan AKBP Gatot Haribowo.

Selain itu, jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Ngadirojo juga mengirim sejumlah anggota babin kamtibmas ke Dusun Soge yang saat itu sempat "memanas".

Usaha itu dilaporkan cukup berhasil meredam amuk warga. Terbukti, puluhan massa yang semula berniat memburu Suyono yang menyerahkan diri ke Polsek Ngadirojo berhasil dicegah.

Mereka akhirnya hanya bertahan di sekitar rumah korban sejak awal peristiwa pembunuhan diketahui terjadi hingga jenazah korban (Sunarto, 25) disemayamkan di pemakaman desa setempat.

Menurut keterangan istri korban, Sulastri, pembantaian sadis yang menyebabkan nyawa suaminya melayang itu dipicu masalah sepele.

Bermula dari inisiatif korban Sutrisno memasang kayu penopang pada batang pohon pisang miliknya yang mulai doyong hampir ambruk, beberapa waktu lalu.

Namun selang beberapa hari setelah itu, lanjut Sulastri, Suyono tanpa mengkonfirmasi lebih dulu mengganti kayu penopang tadi menggunakan kayu lain berbentuk huruf "Y".

"Mungkin maksudnya agar tumpuan pada batang pisang lebih kuat. Tidak diduga, ternyata usaha itu justru menyebabkan hasil sebaliknya. Batang pisang yang sudah terlanjur doyong tersebut patah saat Suyono mencoba mengganti kayu penopang tadi dengan cara mendorongnya agar lebih tegak," papar ibu muda itu sambil sesenggukan menahan tangis.

Kejadian tak diharapkan itulah yang kemudian membuat Sutrisno marah. Dia mengomel dan mengumpat kakak kandungnya itu hingga akhirnya terjadilah adu mulut yang berujuk bentrok fisik.

Tidak ada yang menang ataupun kalah saat bentrok fisik pertama itu terjadi. Hanya selang beberapa menit setelah adu-tonjok antara adik-kakak tersebut, Suyono bergegas masuk rumah dan mengambil sebilah parang.

"Kejadiannya sangat cepat saat dia mulai menyabetkan parang itu ke tubuh suamiku hingga terkapar meregang nyawa," cerita Sulastri. (*)
Ketentuan indeks berita RSS Berita Sumatera Barat | ANTARA Sumbar Iklan Bookmark and Share Share on Facebook Facebook Powered by  MyPagerank.Net
Dapatkan kaba kampuang terbaru di genggaman anda,
http://m.antara-sumbar.com akses dari browser ponsel anda!

Komentar Anda

Kirim Komentar

  kode:

Berita Foto

Jumat, 10/02/2012 22:09 WIB | Propinsi
Gubernur: Orang Minang Bisa Jadi Inspirator Perekonomian
Gubernur: Orang Minang Bisa Jadi Inspirator Perekonomian

Padang, (ANTARA) - Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengatakan orang Minang bisa menjadi ins...

Jumat, 10/02/2012 21:29 WIB | Propinsi
Potensi Zakat PNS Pemprov Sumbar Rp15,4 Miliar
Potensi Zakat PNS Pemprov Sumbar Rp15,4 Miliar
Padang, (ANTARA) - Potensi zakat penghasilan dari pegawai negeri sipil di lingkungan Pemerintah Provinsi ...

Jumat, 10/02/2012 21:23 WIB | Kab. Pasaman
DPRD Setujui Perda Perusahaan Daerah Air Minum
DPRD Setujui Perda Perusahaan Daerah Air Minum
Lubuk Sikaping, Sumbar, 10/2 (ANTARA) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasaman, Sumater...

Jumat, 10/02/2012 18:43 WIB | Kab. Pasaman
Sebanyak 70 Santri Dinyatakan Hafal Satu Juz Al Quran
Sebanyak 70 Santri Dinyatakan Hafal Satu Juz Al Quran
Lubuk Sikaping, Sumbar, (ANTARA) - Sebanyak 70 santri Pondok Pendidikan Al Quran (PPA) Masjid Agung Nagar...

Jumat, 10/02/2012 10:58 WIB | Bukittinggi
Gunung Marapi Meletus 27 Kali Selama Februari
Gunung Marapi Meletus 27 Kali Selama Februari

Bukittinggi, (ANTARA) - Gunung Marapi yang terletak di Kabupaten Tanahdatar dan Kabupaten Agam, Su...

indeks berita RSS Berita Sumatera Barat | ANTARA Sumbar

Admin: | Support:
Padang Bukittinggi Payakumbuh Padang Panjang Pariaman Solok Sawahlunto Kab. Tanah Datar Kab. agam Kab. Lima Puluh Kota Kab. Padang Pariaman Kab. Pasaman Barat Kab. Pasaman Kab. Pesisir Selatan Kab. Solok Kab. Solok Selatan Kab. Sijunjung Kab. Dharmasraya Kab. Mentawai