Nasional | Selasa, 08/06/2010 17:20 WIB
BPPT Luncurkan Sistem Informasi Hujan "Sijampang"
Jakarta, (ANTARA) - BPPT meluncurkan Sistem Informasi Hujan dan Genangan (Sijampang) berbasis keruangan (peta) yang dapat diakses melalui internet oleh warga di Jakarta dan sebagian Banten dan Jawa Barat secara "real time" (seketika).
"Informasi fakta hujan dan genangan ini selalu diperbaharui (update) setiap enam menit," kata anggota Tim Pengembang Si Jampang dari Nusantara Earth Observation Network (NEOnet) Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Hartanto Sanjaya pada peluncuran Si Jampang di Jakarta, Selasa.
Produk yang dihasilkan Sijampang adalah dalam bentuk peta hujan dan genangan terkini yang interaktif dan berbasis internet serta memanfaatkan situs jaringan sosial twitter dan facebook agar bisa dengan mudah diakses oleh masyarakat.
Informasi hujan dan genangan tersebut, ujar dia, dihasilkan dari data Radar Cuaca yang terpasang di Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspiptek) Serpong, Tangerang yang secara efektif menjangkau hingga radius 105 Km.
Akses Sijampang tersebut dapat diakses dari peta hujan terkini di http://neonet.bppt.go.id/sijampang, info hujan terkini di http://twitter.com/infohujan dan http://bit.ly/fbsijampang, dan melalui blog: http://sijampang.wordpress.com.
Saat ini menurut dia, sudah ada 100 titik referensi di Jakarta, Banten dan Jawa Barat, seperti titik Senayan, titik tol Cipularang, dan lain-lain hingga di Pandeglang dan Sukabumi, namun pihaknya akan terus mengembangkannya ke berbagai titik yang lebih detil.
Aplikasi tersebut dibangun dengan dukungan program Hydrometeorological Array for Intraseasonal-variation Monsoon Automonitoring (Harimau), suatu program kerja sama dengan Jepang serta menggunakan basis peta googlemap.
Selain dari radar cuaca dan informasi publik, Sijampang juga menerapkan konsep integrasi data melalui internet dimana data dari berbagai sumber dapat disatukan dan dijadikan informasi lebih komprehensif.
"Selain itu kami juga memasukkan para kontributor yang sudah tervalidasi yang ikut menginformasikan kondisi hujan dan genangan air di lokasinya masing-masing, termasuk melibatkan berbagai sekolah," kata anggota tim pengembang Sijampang lainnya, Agus Wibowo.
Warga, ujarnya, juga bisa berpartisipasi menjadi kontributor dengan menghubungi 021-3168906 atau melalui email: sijampangkita@gmail.com, untuk mendapatkan validasi.
Ia berharap, ke depannya bisa bekerja sama dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sehingga BPPT bisa menggunakan radar-radar BMKG dan mengembangkannya untuk informasi hujan dan genangan yang mencakup seluruh Indonesia. (*)