Sabtu, 11 Februari 2012 M / 18 Rabiul Awwal 1433 H - Jam 01:03 WIB
Berita

Kab. Pasaman Barat | Senin, 06/09/2010 17:34 WIB

Ratusan Anggota Keltan Datangi Polres Pasbar

klik untuk melihat foto
Ratusan masyarakat Kelompok Tani
(Keltan) Anak Nagari Rantau Pasaman
mendatangi Polres Pasbar, Senin
(6/9) untuk melihat ketua Keltan
Mereka, Bulkani karena diduga
mendapat perlakukan kekeran dari
oknum polisi.

Pasaman Barat, (ANTARA) - Menduga adanya tindak kekerasan terhadap Ketua Kelompok Tani (keltan) Anak Nagari Rantau Pasaman Aia Gadang Kecamatan Pasaman Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), Bulkaini yang ditahan di Polres Pasbar, ratusan anggota Keltan Anak Nagari Rantau Pasaman mendatangi Polres Pasbar, Senin (6/9).

Ratusan warga yang diperkirakan mencapai 300 orang tersebut meminta kepada pihak Polres agar Ketua Keltan, Bulkaini beserta dua orang anggota lainnya dikeluarkan agar dapat dilihat apakah benar ada tindak kekerasan.

Meski sempat terjadi perdebatan dan adu argumentasi, akhirnya tiga orang tahanan tersebut dikeluarkan oleh pihak Polres.

Salah seorang perwakilan masyarakat yang mendatangi Polres Pasbar, Poniman (70) menyatakan kedatangan mereka ke Polres Pasbar untuk melihat kondisi Ketua Keltan Anak Nagari Rantau Pasaman beserta dua orang anggotanya yang ditahan beberapa waktu lalu.

"Dari isu yang berkembang di tengah-tengah masyarakat kami memperoleh informasi bahwa ketiga tahanan tersebut memperoleh perlakukan yang tidak sewajarnya dari oknum polisi. Dari informasi itu ketiga tahanan memperoleh tindak kekerasan," katanya.

Setelah pihak Polres mengabulkan permintaan ratusan masyarakat tersebut, ternyata ketiga korban dalam keadaan sehat dan tidak terjadi tindak kekerasan sesuai dengan apa yang diisukan di tengah-tengah masyarakat.

Menanggapi aksi yang dilakukan ratusan masyarakat tersebut, Kapolres Pasbar, AKBP Sus Edy Tavip didampinggi Waka Polres Kompol Hendri Budiman SIk, membenarkan aksi yang dilakukan oleh warga tersebut.

Namun, dalam aksi itu tidak terjadi aksi kekerasan. Masyarakat hanya meminta agar tiga tahanan diperlihatkan kepada mereka terkait isu yang berkembang di tengah-tengah masyarakat.

"Saya tegaskan bahwa kami tidak akan memperlakukan tahanan dengan kekerasan dan saya juga telah menginstruksikan kepada para anggota agar tidak melakukan kekerasan terhadap tahanan," ujarnya.

Usai melihat ketiga tehanan dalam kondisi sehat dan baik-baik saja, warga yang sebelumnya sempat emosi dan bersitegang dengan aparat kepolisian akhirnya reda berlahan-lahan membubarkan diri kembali ke rumah masing-masing.

Seperti diberitakan sebelumnya, puluhan ibu-ibu yang tergabung dalam Keltan Anak Nagari Rantau Pasaman mendatangi Polres Pasbar, Senin (30/8) agar ketua mereka, Bulkaini dibebaskan. Namun pihak Polres Pasbar tidak bersedia karena harus sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Permasalahan ini terkait dengan permasalahan tanah ulayat di Nagari Aia Gadang dengan pihak PT Anam Koto. (aml/wij)
Ketentuan indeks berita RSS Berita Sumatera Barat | ANTARA Sumbar Iklan Bookmark and Share Share on Facebook Facebook Powered by  MyPagerank.Net
Dapatkan kaba kampuang terbaru di genggaman anda,
http://m.antara-sumbar.com akses dari browser ponsel anda!

Komentar Anda

Kirim Komentar

  kode:

Berita Foto

Jumat, 10/02/2012 22:09 WIB | Propinsi
Gubernur: Orang Minang Bisa Jadi Inspirator Perekonomian
Gubernur: Orang Minang Bisa Jadi Inspirator Perekonomian

Padang, (ANTARA) - Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengatakan orang Minang bisa menjadi ins...

Jumat, 10/02/2012 21:29 WIB | Propinsi
Potensi Zakat PNS Pemprov Sumbar Rp15,4 Miliar
Potensi Zakat PNS Pemprov Sumbar Rp15,4 Miliar
Padang, (ANTARA) - Potensi zakat penghasilan dari pegawai negeri sipil di lingkungan Pemerintah Provinsi ...

Jumat, 10/02/2012 21:23 WIB | Kab. Pasaman
DPRD Setujui Perda Perusahaan Daerah Air Minum
DPRD Setujui Perda Perusahaan Daerah Air Minum
Lubuk Sikaping, Sumbar, 10/2 (ANTARA) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasaman, Sumater...

Jumat, 10/02/2012 18:43 WIB | Kab. Pasaman
Sebanyak 70 Santri Dinyatakan Hafal Satu Juz Al Quran
Sebanyak 70 Santri Dinyatakan Hafal Satu Juz Al Quran
Lubuk Sikaping, Sumbar, (ANTARA) - Sebanyak 70 santri Pondok Pendidikan Al Quran (PPA) Masjid Agung Nagar...

Jumat, 10/02/2012 10:58 WIB | Bukittinggi
Gunung Marapi Meletus 27 Kali Selama Februari
Gunung Marapi Meletus 27 Kali Selama Februari

Bukittinggi, (ANTARA) - Gunung Marapi yang terletak di Kabupaten Tanahdatar dan Kabupaten Agam, Su...

indeks berita RSS Berita Sumatera Barat | ANTARA Sumbar

Admin: | Support:
Padang Bukittinggi Payakumbuh Padang Panjang Pariaman Solok Sawahlunto Kab. Tanah Datar Kab. agam Kab. Lima Puluh Kota Kab. Padang Pariaman Kab. Pasaman Barat Kab. Pasaman Kab. Pesisir Selatan Kab. Solok Kab. Solok Selatan Kab. Sijunjung Kab. Dharmasraya Kab. Mentawai