Sabtu, 11 Februari 2012 M / 18 Rabiul Awwal 1433 H - Jam 01:29 WIB
Berita

Kab. Padang Pariaman | Rabu, 28/07/2010 20:51 WIB

Anemia Jangkiti Siswa Korban Gempa Padangpariaman

Padangpariaman, (ANTARA) - Anemia menjangkiti sebagian besar siswa yang menjadi korban gempa di Kabupaten Padangpariaman, Sumatera Barat, karena kondisi memprihatinkan pascagempa, termasuk kurang pasokan gizi dan tempat tinggal tidak memadai.

Kasus anemia selain menjangkiti siswa tingkatan Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP), juga para orangtua dan guru SD, kata Ketua Harian Yayasan Kusuma Buana, Dr.Adi Sasongko, MA, di Padangpariaman, Rabu.

Data tersebut didapatkannya, berdasarkan hasil rehabilitasi dan peningkatan kesehatan anak sekolah pasca gempa di Puskesmas Pakandangan dan Puskesmas Sicincin, Kabupaten Padangpariaman sejak Februari 2010.

Di wilayah kerja Puskesmas Sicincin, sebutnya, di sekolah dasar ada sebanyak 32,6 persen siswa mengalami anemia, paling banyak dialami siswa kelas satu.

Ia melanjutkan, di tingkat SMP, sebanyak 19,4 siswa menderita anemia, dengan jumlah paling banyak menjangkiti siswa kelas I.

Untuk anemia berat, dialami satu orang siswa sekolah dasar dengan nilai hemaglobin 3,7gr%.

Sedangkan di tingkat SMP, ditemukan dua orang dengan nilai hemaglobin 5,4 gr% dan 6,8 gr%.

Setelah ditindaklanjuti, katanya, nilai hemaglobin mulai membaik, satu orang ditransfusi.

Jumlah siswa yang terkena anemia juga didapati di wilayah kerja Puskesmas Pakandangan, Kabupaten Padangpariaman.

Dikatakannya, para guru yang diperiksa di Puskesmas Pakandangan, tercatat sebanyak 57 orang guru terkena anemia dari 181 orang kondisinya normal.

Mengatasi hal itu, pihaknya bekerjasama dengan NGO JICA melakukan pemberian suplemen besi kepada siswa dan guru.

"Upaya lain juga dilakukan dengan pemberian makanan tambahan tiga kali dalam seminggu, dengan menu susu, telur, biskuit, buah, dan makanan olahan," ujarnya.

Ia menjelaskan, kegiatan rehabilitasi dan peningkatan kesehatan anak sekolah pasca bencana ini hanya stimulan dan diharapkan untuk ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah setempat.

Melalui kegiatan itu, telah ditemukan sejumlah perilaku dan masalah kesehatan yang jika tidak terdeteksi sejak dini, akan berkembang semakin buruk.

Menurutnya, anemia terjadi karena kondisi memprihatinkan anak-anak pasca gempa yang masih tinggal di tenda-tenda atau rumah darurat. Faktor kurang gizi dalam ini sangat mempengaruhi.

Mengabaikan hal itu, katanya, dapat menggagalkan kebijakan dan investasi pemerintah yang telah memberikan prioritas tinggi pada upaya pendidikan.

Pada kesempatan terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Padangpariaman, Lazwardi membenarkan masih banyaknya anak-anak di Padangpariaman yang kurang gizi.

Namun pihaknya terus mengupayakan membaiknya pasokan izi anak-anak melalui peningkatan pelayanan kesehatan. (goy/wij)
Ketentuan indeks berita RSS Berita Sumatera Barat | ANTARA Sumbar Iklan Bookmark and Share Share on Facebook Facebook Powered by  MyPagerank.Net
Dapatkan kaba kampuang terbaru di genggaman anda,
http://m.antara-sumbar.com akses dari browser ponsel anda!

Komentar Anda

Kirim Komentar

  kode:

Berita Foto

Jumat, 10/02/2012 22:09 WIB | Propinsi
Gubernur: Orang Minang Bisa Jadi Inspirator Perekonomian
Gubernur: Orang Minang Bisa Jadi Inspirator Perekonomian

Padang, (ANTARA) - Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengatakan orang Minang bisa menjadi ins...

Jumat, 10/02/2012 21:29 WIB | Propinsi
Potensi Zakat PNS Pemprov Sumbar Rp15,4 Miliar
Potensi Zakat PNS Pemprov Sumbar Rp15,4 Miliar
Padang, (ANTARA) - Potensi zakat penghasilan dari pegawai negeri sipil di lingkungan Pemerintah Provinsi ...

Jumat, 10/02/2012 21:23 WIB | Kab. Pasaman
DPRD Setujui Perda Perusahaan Daerah Air Minum
DPRD Setujui Perda Perusahaan Daerah Air Minum
Lubuk Sikaping, Sumbar, 10/2 (ANTARA) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasaman, Sumater...

Jumat, 10/02/2012 18:43 WIB | Kab. Pasaman
Sebanyak 70 Santri Dinyatakan Hafal Satu Juz Al Quran
Sebanyak 70 Santri Dinyatakan Hafal Satu Juz Al Quran
Lubuk Sikaping, Sumbar, (ANTARA) - Sebanyak 70 santri Pondok Pendidikan Al Quran (PPA) Masjid Agung Nagar...

Jumat, 10/02/2012 10:58 WIB | Bukittinggi
Gunung Marapi Meletus 27 Kali Selama Februari
Gunung Marapi Meletus 27 Kali Selama Februari

Bukittinggi, (ANTARA) - Gunung Marapi yang terletak di Kabupaten Tanahdatar dan Kabupaten Agam, Su...

indeks berita RSS Berita Sumatera Barat | ANTARA Sumbar

Admin: | Support:
Padang Bukittinggi Payakumbuh Padang Panjang Pariaman Solok Sawahlunto Kab. Tanah Datar Kab. agam Kab. Lima Puluh Kota Kab. Padang Pariaman Kab. Pasaman Barat Kab. Pasaman Kab. Pesisir Selatan Kab. Solok Kab. Solok Selatan Kab. Sijunjung Kab. Dharmasraya Kab. Mentawai