Kab. Dharmasraya | Sabtu, 14/08/2010 14:19 WIB
Bupati Dharmasraya Segera Lantik Pejabat BPBD
Padang, (ANTARA) - Bupati Dharmaraya, Sumatera Barat (Sumbar), Adi Gunawan mengatakan secepatnya pejabat yang akan mengisi struktur organisasi tata kerja (SOTK) dolantik karena dipandang cukup mendesak kehadiran Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD)
"Alokasi anggaran tahap awal sekitar Rp10,4 miliar untuk Operasional dan kesiapsiagaan BPBD Dharmasraya sudah tersedia. Kita akan lantik pejabat yang akan mengisi struktur organisasi BPBD tersebut," kata Bupati Dharmasraya, Adi Gunawan ketika dikonfirmasi, Sabtu.
Menurut Bupati, melihat situasi dan kondisi wilayah Dharmasraya, maka pejabat yang akan mengisi stuktur kepala yang eselon IIIA.
Jadi, dilihat pada kondisi wilayah Dharmasraya termasuk kategori lunak, artinya tidak begitu rentan bencana alam seperti tsunami dan gempa bumi, sehingga pejabat yang menempati kepala badan nanti, bisa diisi eselon III A.
Keberadaan BPBD merupakan amanat dari Undang-undang, sehingga tidak bisa dibiarkan lama terjadi kekosongan. SK pejabat yang mengisi struktur organisasi BPBD sudah sejak bupati sebelumnya.
Justru itu, supaya tidak berlama-lama kekosongan sehingga menjadi prioritas pelantikan para pejabatnya. Terkait, namanya bencana alam tidak bisa dipastikan kapan waktunya terjadi, tapi kesiapsiagaan yang sangat dibutuhkan.
Kesiapsiagaan, tentunya tak hanya pada sarana prasana saja, tapi sumberdaya manusia dan kesadaran masyarakat sehingga bisa menekan angka korban saat bencana terjadi.
Pemerintah kabupaten,katanya, harus bisa mempersiapkan sarana prasana dalam penanggulangan bencana, supaya masyarakat bisa dibekali berbagai pengetahuan dalam menghadapinya.
Potensi bencana di Dharmasraya, tanah longsor, banjir bandang, kebakaran, angin kencang. Selama ini, bencana sering terjadi banjir dan tanah longsor.
Secara Geografis wilayah Dharmasraya terdiri dari perbukitan dan jumlah besar dataran.
Kepala Bagian Humas Pemkab Dharmasraya, Andiko Jumarel menambahkan, pada rapat koordinasi perdana Bupati Dharmasraya dengan jajaran SKPD Jumat (13/8)Kepala Dinas Bina Marga Dharmasraya, Junaedi Yunus menyampaikan, bahwa besaran dana BPBD tahap awal sudah tersedia senilai Rp10,4 miliar.
Sementara itu, pola penggunaan dana anggaran BPBD tidak masuk dalam sistem anggaran APBD, tapi sudah memiliki rekening tersendiri sehingga bisa digunakan kapan saja untuk penanganan bencana.
Jadi, kata Andiko, proses pencairan dana untuk penanganan, penanggulangan serta operasional BPBD sudah bisa cepat dan tidak lagi berbelit mengikuti prosedur pencairan APBD. (sa)