Jumat, 10 Februari 2012 M / 17 Rabiul Awwal 1433 H - Jam 10:33 WIB
Internasional | Rabu, 08/09/2010 22:43 WIB

Pembunuh John Lennon Tak Peroleh Grasi

New York, (ANTARA) - Pembunuh John Lennon tidak memperoleh grasi untuk keenam kalinya pada Selasa, tiga bulan sebelum peringatan 30 tahun kematian gitaris band legendaris the Beatles itu.

Divisi Pembebasan Bersyarat Negara Bagian New York telah menolak permintaan David Chapman, dan menyatakan kekhawatiran atas pengabaian norma masyarakat yang berlaku dan nyawa manusia, demikian laporan dari stasiun televisi berita CNN.

Tiga anggota panelis pemberi grasi memberi komentar tertulis bahwa Chapman pembebasan dinilai tidak pantas untuk saat ini dan tidak sesuai dengan khazanah masyarakat sekarang.

Koran "The New York Daily" mengatakan bahwa divisi pembebasan bersyarat menerima 75 surat memperdebatkan pembebasan Chapman, termasuk salah satunya dari istri terakhir John Lennon, Yoko Ono (77), yang mengatakan pada bulan lalu ia percaya Chapman akan menjadi ancaman bagi kedua anak laki-lakinya, masyarakat dan bahkan pada dirinya sendiri.

Pengacaranya, Peter Phukat, mengatakan kepada surat kabar bahwa Ono "sangat puas" mendengar bahwa Chapman diputuskan akan tetap dipenjara.

Chapman (55) sedang menjalani hukuman penjara selama 20 tahun hingga seumur hidup atas penembakan Lennon sebanyak empat kali di punggung, di luar gedung apartemen kediamannya di New York pada 8 Desember 1980. Ia mengaku bersalah atas dakwaan pembunuhan tingkat dua.

Ia telah menjalani 29 tahun dari masa tahanannya di instalasi penjara keamanan tinggi di Attica, New York. Dalam 20 tahun terakhir ini, ia boleh dikunjungi istrinya, Gloria, yang ia nikahi pada 1979. Ia juga telah mengajukan permohonan grasi setiap dua tahun sejak 2000.

Kesempatan berikut Chapman untuk mendapat wawancara pembebasan bersyarat pada 2012. (*/wij)
Ketentuan indeks berita RSS Berita Sumatera Barat | ANTARA Sumbar Iklan Bookmark and Share Share on Facebook Share Powered by  MyPagerank.Net
Dapatkan kaba kampuang terbaru di genggaman anda,
http://m.antara-sumbar.com akses dari browser ponsel anda!

Komentar Anda

Kirim Komentar

  kode:

Berita Foto

Kamis, 09/02/2012 10:37 WIB | Bukittinggi
Gunung Marapi Semburkan Abu Vulkanik 1.500 Meter
Gunung Marapi Semburkan Abu Vulkanik 1.500 Meter
Bukittinggi, (ANTARA) - Gunung Marapi yang berada di Kabupaten Tanahdatar dan Kabupaten Agam, Sumatera Ba...

Rabu, 08/02/2012 23:00 WIB | Kab. Pasaman
Pemuda Gotongroyong Buat Lubuk di Batang Tingkarang
Pemuda Gotongroyong Buat Lubuk di Batang Tingkarang
Lubuk Sikaping, Sumbar 8/2 (ANTARA) - Puluhan Pemuda di kampung Aur Tajungkang, Jorong Koto Panjang Nagar...

Rabu, 08/02/2012 20:58 WIB | Kab. Pasaman Barat
Jalan Kesimpang Ampek Gunakan Jalan Alternatif
Jalan Kesimpang Ampek Gunakan Jalan Alternatif

Simpang Ampek, Sumbar, (ANTARA) - Arus transportasi menuju Kota Simpang Ampek, Kabupaten Pasaman B...

Rabu, 08/02/2012 16:22 WIB | Nasional
Menkominfo: Pers Harus Sikapi Kemajuan Teknologi
Menkominfo: Pers Harus Sikapi Kemajuan Teknologi

Jambi, (ANTARA) - Menteri Komunikasi dan Informasi Tifatul Sembiring, mengatakan insan pers harus ...

Rabu, 08/02/2012 13:41 WIB | Nasional
Bagir Manan: 40 Tahun Indonesia Sistem Otoriter
Bagir Manan: 40 Tahun Indonesia Sistem Otoriter

Jambi, (ANTARA) - Ketua Dewan Pers, Bagir Manan menyatakan, selama 66 tahun Indonesia merdeka dan ...

indeks berita RSS Berita Sumatera Barat | ANTARA Sumbar

Admin: | Support:
Padang Bukittinggi Payakumbuh Padang Panjang Pariaman Solok Sawahlunto Kab. Tanah Datar Kab. agam Kab. Lima Puluh Kota Kab. Padang Pariaman Kab. Pasaman Barat Kab. Pasaman Kab. Pesisir Selatan Kab. Solok Kab. Solok Selatan Kab. Sijunjung Kab. Dharmasraya Kab. Mentawai