Nasional | Rabu, 08/09/2010 16:10 WIB
Pengamat : Rupiah Berpeluang Naik pada Pekan Depan
Jakarta, (ANTARA)- Pengamat pasar uang, Irfan Kurniawan memperkirakan rupiah masih dapat bergerak naik lagi pada pekan depan, setelah usai hari raya Idul Fitri, karena permintaan pasar makin menguat.
Rupiah pada Rabu sore naik 17 poin menjadi Rp8.990-Rp9.000 per dolar.
Irfan Kurniawan yang juga merupakan analis PT First Asia Capital mengatakan, perdagangan di pasar uang dimulai pada Selasa pekan depan (14/9), masih memberikan nilai positif terhadap pasar khususnya rupiah.
Karena itu rupiah pada pekan masih dapat bergerak naik lagi, ucapnya.
Menurut Irfan Kurniawan , masih aktifnya pelaku membeli rupiah, karena mereka menilai positifnya pasar terutama disebabkan Bank Indonesia (BI) yang tetap mempertahankan bunga acuan (BI Rate) mencapai 6,5 persen.
"Kami optimis rupiah akan kembali menjauhi angka Rp9.000 per dolar pada pekan depan, ujarnya.
Ia mengatakan, kenaikan rupiah itu sebenarnya diluar dugaan, karena pada awal perdagangan rupiah masih terkoreksi.
Namun pada Rabu siang rupiah menguat, karena muncul aksi beli rupiah oleh pelaku pasar, katanya.
Rupiah, menurut dia sebenarnya masih dapat naik lebih tinggi, namun pembelian rupiah itu terjadi karena dilakukan sejumlah pelaku yang masih ada di pasar.
Aktivitas pasar sebenarnya sudah berkurang, karena sebagian besar pelaku pasar sudah meninggalkan pasar menyambut liburan panjang, katanya.
Ia mengatakan, posisi rupiah dibawah itu kemungkinan tak lama karena Bank Indonesia (BI) akan melakukan intervensi pasar.
"Kami optimis rupiah akan kembali di atas angka Rp9.000 per dolar," ujarnya. (*/wij)