Jumat, 10 Februari 2012 M / 17 Rabiul Awwal 1433 H - Jam 23:46 WIB
Nusantara | Jumat, 03/09/2010 16:41 WIB

Mustafa Kamal: Tunda Pembangunan Gedung Baru DPR

Jakarta, (ANTARA) - Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera DPR Mustafa Kamal meminta rencana pembangunan gedung baru DPR ditunda dan dikaji terlebih dahulu.

"Kita minta ini (soal pembangunan gedung DPR.red) ditunda, dikaji terlebih dahulu," kata Mustafa Kamal dalam diskusi di Gedung DPR Senayan Jakarta, Jumat.

Sebelumnya, Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR mengumumkan rencana pembangunan gedung baru Dewan yang dianggarkan sebesar Rp1,6 triliun. BURT beralasan pembangunan gedung baru tersebut merupakan amanat dari DPR lama serta untuk menampung staf ahli Dewan.

Lebih lanjut Mustafa Kamal mengatakan, ada sesuatu yang tidak benar dalam prosesnya. Mustafa menceritakan bagaimana para pimpinan Dewan tidak tahu dan membantah rencana.

"Saya sejak awal mengusulkan BURT dibubarkan," kata Mustafa.

Mustafa mengatakan setidaknya ada empat alasan untuk pembubaran BURT. Pertama, DPR pada dasarnya memiliki tiga fungsi yakni: pengawasan, legislasi dan anggaran (budget).

"Nah BURT ini melaksanakan fungsi apa?," kata Mustafa.

Alasan kedua, tambahnya, anggota Dewan dipilih tidak untuk mengurusi hal-hal teknis seperti pembangunan gedung.

Menurut Mustafa, hal seperti ini merupakan hal teknis yang seharusnya dikerjakan oleh birokrat saja.

"Anggota Dewan tak usah ikut ke teknis itu," kata Mustafa Kamal.

Sedangkan alasan ketiga, menurut Mustafa, sejak awal isu-isu dan pemberitaan soal BURT hanya masalah-masalah sepele. Ia mencontohkan soal pengadaan mesin cuci, lap top, LCD, atau renovasi ruangan.

"Keempat, anggota Dewan dipilih bukan untuk memikirkan fasilitas bagi dirinya sendiri. Mendandani diri, ini tak boleh," katanya.

Meskipun Mustafa mengakui memang masih ada masalah Sekjen yang bukan dipegang oleh orang profesional.

Hal yang sama dilontarkan Wakil Ketua Fraksi Hanura Syarifudin Suddeng.

"Perlu ditunda dan kaji ulang. Saat ini sorotan masyarakat ke kinerja DPR berada pada tingkat kepercayaan masyarakat terendah," kata Suddeng. (*)
Ketentuan indeks berita RSS Berita Sumatera Barat | ANTARA Sumbar Iklan Bookmark and Share Share on Facebook Share Powered by  MyPagerank.Net
Dapatkan kaba kampuang terbaru di genggaman anda,
http://m.antara-sumbar.com akses dari browser ponsel anda!

Komentar Anda

Kirim Komentar

  kode:

Berita Foto

Jumat, 10/02/2012 22:09 WIB | Propinsi
Gubernur: Orang Minang Bisa Jadi Inspirator Perekonomian
Gubernur: Orang Minang Bisa Jadi Inspirator Perekonomian

Padang, (ANTARA) - Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengatakan orang Minang bisa menjadi ins...

Jumat, 10/02/2012 21:29 WIB | Propinsi
Potensi Zakat PNS Pemprov Sumbar Rp15,4 Miliar
Potensi Zakat PNS Pemprov Sumbar Rp15,4 Miliar
Padang, (ANTARA) - Potensi zakat penghasilan dari pegawai negeri sipil di lingkungan Pemerintah Provinsi ...

Jumat, 10/02/2012 21:23 WIB | Kab. Pasaman
DPRD Setujui Perda Perusahaan Daerah Air Minum
DPRD Setujui Perda Perusahaan Daerah Air Minum
Lubuk Sikaping, Sumbar, 10/2 (ANTARA) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasaman, Sumater...

Jumat, 10/02/2012 18:43 WIB | Kab. Pasaman
Sebanyak 70 Santri Dinyatakan Hafal Satu Juz Al Quran
Sebanyak 70 Santri Dinyatakan Hafal Satu Juz Al Quran
Lubuk Sikaping, Sumbar, (ANTARA) - Sebanyak 70 santri Pondok Pendidikan Al Quran (PPA) Masjid Agung Nagar...

Jumat, 10/02/2012 10:58 WIB | Bukittinggi
Gunung Marapi Meletus 27 Kali Selama Februari
Gunung Marapi Meletus 27 Kali Selama Februari

Bukittinggi, (ANTARA) - Gunung Marapi yang terletak di Kabupaten Tanahdatar dan Kabupaten Agam, Su...

indeks berita RSS Berita Sumatera Barat | ANTARA Sumbar

Admin: | Support:
Padang Bukittinggi Payakumbuh Padang Panjang Pariaman Solok Sawahlunto Kab. Tanah Datar Kab. agam Kab. Lima Puluh Kota Kab. Padang Pariaman Kab. Pasaman Barat Kab. Pasaman Kab. Pesisir Selatan Kab. Solok Kab. Solok Selatan Kab. Sijunjung Kab. Dharmasraya Kab. Mentawai